Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Ramai Isu Air Irigasi di Media Sosial, Kepala Desa Gabuswetan Ajak Masyarakat Kedepankan Fakta

jurnalis idm
10 Juli 2026
Last Updated 2026-07-10T10:24:21Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


INDRAMAYU, Media Jurnal Investigasi – Perbincangan mengenai pembagian air irigasi kembali mencuat setelah beredar sebuah unggahan di media sosial yang memuat dugaan tudingan terhadap masyarakat Desa Gabuswetan. Isi unggahan tersebut menjadi perhatian karena menyebut warga yang memiliki hak atas pengairan justru dianggap mengambil air yang bukan menjadi bagiannya.


Menyikapi ramainya perbincangan tersebut, wartawan mengonfirmasi langsung kepada Kepala Desa Gabuswetan, Abdullah Irlan, S.H., saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Balai Desa Gabuswetan, Jumat (10/7/2026).


Abdullah Irlan mengatakan, persoalan pengairan merupakan hal yang sangat penting bagi petani sehingga informasi yang berkembang di tengah masyarakat harus dipahami secara utuh. Menurutnya, penyampaian pendapat merupakan hak setiap orang, namun hendaknya didasarkan pada kondisi yang sebenarnya.


Ia menjelaskan bahwa lahan pertanian di Desa Gabuswetan berada dalam jaringan irigasi teknis yang memiliki sistem pembagian air sesuai ketentuan. Karena itu, setiap pengaturan aliran air dilakukan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan oleh pihak yang berwenang.


"Yang kami sesalkan bukan kritiknya, tetapi muncul anggapan seolah-olah masyarakat yang memiliki hak atas aliran irigasi justru dituduh mencuri air. Padahal persoalan pengairan memiliki aturan yang jelas dan tidak bisa dinilai hanya dari informasi yang beredar di media sosial," kata Abdullah Irlan.


Menurutnya, saluran Kali Asin memiliki fungsi sebagai saluran pembuangan kelebihan air sehingga keberadaannya tidak dapat disamakan dengan saluran irigasi utama yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pertanian.


Ia berharap apabila terdapat persoalan terkait distribusi air, seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi dan musyawarah. Dengan demikian, setiap perbedaan pandangan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di tengah masyarakat.


"Gabuswetan merupakan wilayah yang memiliki hak atas distribusi air sesuai sistem irigasi yang berlaku. Jangan sampai masyarakat yang memang memiliki hak justru dipersepsikan mengambil hak orang lain. Semua persoalan akan lebih baik diselesaikan melalui dialog berdasarkan fakta di lapangan," ujarnya.


Di akhir keterangannya, Abdullah Irlan mengajak masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya. Ia berharap hubungan baik antarmasyarakat tetap terjaga dan persoalan pengairan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik demi mendukung keberlangsungan sektor pertanian di Kecamatan Gabuswetan.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl