Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Skandal Proyek P3-TGAI Lamaran Abadi Jaya Yang Menelan Anggaran 195.000.000. Juta. Diduga Buruk

Redaktur
12 Juli 2026
Last Updated 2026-07-12T01:28:04Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


Karawang, Media Jurnal Investigasi -- Dugaan praktik Kotor kembali mencuat dalam pelaksanaan program percepatan peningkatan tata guna Air irigasi (P3-TGAI),di Desa solokan kecamatan Pakis jaya kabupaten karawang proyek yang dikerjakan oleh Lamaran abadi jaya dengan nilai anggaran 195.000.000.juta rupiah diduga buruk dalam pekerjaan dan berpotensi menjadi ladang  keuntungan segelitir pihak.



Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), adalah Program unggulan pemerintah pusat, yang seharusnya menjadi motor penggerak Ekonomi petani melalui skema Padat Karya Tunai (PKT) dan Swakelola total oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), diduga keras telah terjadi ketidaksesuaian yang serius antara rencana/aturan dengan pelaksanaan di lapangan, yang mengarah pada dugaan penyelewengan.yang dilakukan oleh oknum yang berjiwa rampok. 



Hasil Investigasi dilokasi saptu 11/7/2026. awak media menemukan papan informasi proyek P3-TGAI lamaran abadi jaya. tidak mencantumkan volume pekerjaan maupun spesifikasi teknis. Papan informasi hanya memuat nama kegiatan, nomor kontrak, nilai bantuan sebesar Rp195.000.000.juta, sumber dana APBN Tahun Anggaran 2026, waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender, nama pelaksana, dan lokasi pekerjaan.dan ini sudah sangat jelas ada apa? 



Desa solokan Kecamatan pakis jaya mendapatkan bantuan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026.dari tiga  titik kelompok P3-TGAI Lamaran Abadi Jaya paling terburuk dalam pelaksanaan pekerjaan. 




Proyek pembangunan saluran irigasi P3A  Lamaran Abadi Jaya. yang berlokasi di dusun Lamaran Desa solokan Kecamatan pakis jaya. di kerjakan tidak sesuai spesifikasiteknis.saptu.11/7/2026.



Hasil temuan awak media di lokasi proyek irigasi p3A tersebut diketahui dalam pelaksanaan pekerjaannya disinyalir tidak dilakukan penggalian terlebih dahulu yang dapat berdampak terhadap kurang maksimalnya mutu dan kualitas pekerjaan.



Tak hanya itu. aspek keselamatan kerjapun diabaikan, para pekerja terlihat dengan jelas tanpa memakai alat pelindungl (APD) 

dan tidak tersedia presedur pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) kondisi ini memprihatinkan rendahnya kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kesejahteraan kerja (K3). 



Warga sekitat yang berinisial NW, yang rumahnya tidak jauh Dari lokasi pekerjaan membenarkan dari awal pekerjaan di mulai yang kerja itu tidak memakai alat pelindungl (APD). nah setau saya setelah proyek ini rame diberitain baru memakai alat pelindung tadinya sih ga. saya berani bicara seperti ini saya kan orang sini pak? cetusnya. 



Anehnyq Pak, dari awal proyek ini memang gaada penggalian untuk pondasi. yang saya liat itu Dari awal, cuma di kower pake pacul batu langsung ditancapkan mungkin  saluran ini dalam dan memang saluran ini,saluran got, 



Saluran got ini panjang pak, dari pinggir kampung ke arah sawah itu kisaran kurang lebih 50 meter arah ke sawah.nah pas mentok yang arah ke sawah itu baru Ada penggalian pondasi itu juga ga dalam pak, batu langsung di tancapkan tanpa mengunakan adukan ucapnya kepada awak media.Saptu.11/7/2026.




Ironisnya, skema swakelola berbasis masyarakat melului P3A. yang seharusnya menjunjung tinggi partisipasi dan pengawasan sosial. Justru diduga dimanfaatkan sebagai celah praktik penyimpangan. alih-alih memberdayakan. Proyek ini terkesan menjadi ruang"main mata"yang merugikan publik. Ini uang negara. Bukan uang pribadi.Kalau dikerjakan asal-asalan siapa yang bertanggungjawab saat saluran irigasi rusak dan petani sebagai penerima manfaat yang dirugikan.kata Salah se orang petani yang namanya minta dirahasiakan. 


“Desakan pun menguat agar instansi terkait. mulai dari balai besar wilayah sungai (BBWS). Inspektorat, hingga aparat penegak hukum, segera turun tangan. Audit Dan investigasi, menyeluruh jangan sampai anggaran ratusan Juta rupiah yang bersumber dari uang rakyat justru menguap tanpa manfaat nyata. 


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl