Bekasi - Jurnal Investigasi - Puluhan anggota Pemuda Pancasila bersama warga grudug kantor Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi, pada Senin (13/07/2026).
Kehadirannya bukan tanpa alasan, melainkan untuk menagih pembayaran proyek Desa yang sudah lama dikerjakan namun tak kunjung di bayarkan.
Hal itu pun di sampaikan oleh ketua PAC PP Karang Bahagia Eeng Hermawan, bahwa dirinya datang untuk meminta kepastian tentang pembayaran proyek yang telah di kerjakannya.
"Ada dua titik yang sudah kami kerjakan, namun sampai saat ini belum juga di bayar." terangnya Eeng.
Dirinya juga memaparkan, ada dua titik yang sudah di kerjakan dengan besaran pertitik ada yang seratus juta lebih dan 30 jutaan.
"Dua titik pekerjaan mencapai seratus juta lebih, sampai saat ini belum juga di bayarkan, maka dari itu saya mendatangi PJ Kepala Desa Karang Rahayu." pungkasnya.
Usai duduk bersama dengan PJ Kepala Desa, dirinya berharap bisa membangun komunikasi yang baik, karena dari tanggal 2 (dua) hal ini sudah di sounding namun baru saat ini bisa duduk bersama.
Namun hal itu bukan menjadi salah satu alasan ormas PP menyambangi kantor Desa, Eeng juga menjabarkan adanya banyak persoalan yang harus segera di perbaiki.
Dari pemecatan pegawai Desa yang tanpa dasar oleh PJ Kepala Desa Karang Rahayu, serta mendampingi karang taruna yang mempertanyakan penggunaan anggaran tidak transparan.
Salah satu perwakilan warga Karangrahayu, Deni dirinya bersama warga yang berkolaborasi dengan ormas PP yang di komandoi oleh H. Eeng, mempertanyakan apa alasannya Pj yang baru saja menjabat salam 1 bulan, di Desa Karangrahayu memberhentikan para pegawai tanpa adanya tembusan dan rekomendasi kepada PLT Camat Karangbahagia.
"Ada 5 pegawai desa yang sudah di berhentikan dengan sebelah pihak oleh Pj baru tanpa penjelasan dan alasan yang jelas adapun pegawai yang di pecat ya itu, kepala dusun I kepala dusun II kasi pelayanan staf perencanaan dan kaur keuangan Desa," ujarnya.
(Iyus/Kastelo).


