Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Sentuhan Humanis TNI di Papua Selatan Berbuah Damai, Anggota TPNPB Kembali ke Pangkuan NKRI

Redaktur
12 Juli 2026
Last Updated 2026-07-12T10:29:30Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 


Merauke, Papua Selatan | Media Jurnal Investigasi – Pendekatan humanis yang dilakukan prajurit TNI di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini kembali membuahkan hasil. 


Seorang anggota kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Yujin Butiop, secara sukarela mendatangi Pos TNI di kawasan perbatasan dan menyerahkan satu pucuk senjata api rakitan laras panjang beserta satu lembar bendera Bintang Kejora, Minggu (12/7/2026).


Penyerahan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Personel Satgas TNI menerima kedatangan Yujin dengan pendekatan persuasif tanpa tindakan represif. Momen itu menjadi bukti bahwa komunikasi yang dibangun secara konsisten mampu menumbuhkan kepercayaan serta membuka jalan menuju penyelesaian konflik secara damai.


Yujin diketahui merupakan anggota TPNPB-OPM Papua Selatan yang berada di bawah kelompok pimpinan Marius Murib dan selama ini menetap di Kampung Kuem, wilayah Papua Nugini. Keputusannya untuk datang ke Pos TNI merupakan hasil dari komunikasi intensif yang telah terjalin dalam beberapa waktu terakhir.


Selain menyerahkan senjata rakitan dan atribut kelompoknya, Yujin juga menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan kehidupan bersenjata dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi keluarganya. Sebagai seorang ayah dengan empat orang anak, ia berharap anak-anaknya dapat memperoleh pendidikan yang layak serta tumbuh dalam suasana yang aman dan damai.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah perbatasan, personel Koops TNI Habema memberikan bantuan kemanusiaan berupa beras, mi instan, perlengkapan sekolah, pakaian, serta kebutuhan pokok lainnya. 


Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memperkuat hubungan baik antara aparat TNI dan masyarakat.


Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pendekatan komunikasi yang mengedepankan dialog, pembinaan teritorial, serta penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.


"Kami berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi saudara-saudara kita yang masih berada di luar untuk kembali bersama membangun Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. 


TNI akan terus hadir melalui pendekatan dialog, pembinaan teritorial, dan membantu masyarakat mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi," ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.


Menurutnya, menjaga keamanan di Papua tidak hanya dilakukan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga dengan membangun hubungan yang harmonis bersama masyarakat. 


Pendekatan tersebut diyakini mampu menciptakan rasa saling percaya dan memperkuat persatuan di wilayah perbatasan.


Peristiwa ini menjadi salah satu contoh bahwa penyelesaian persoalan keamanan tidak selalu mengedepankan kekuatan, melainkan juga melalui sentuhan kemanusiaan, komunikasi yang berkesinambungan, serta kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. 


Dengan cara tersebut, diharapkan semakin banyak warga yang memilih meninggalkan konflik dan bersama-sama membangun masa depan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.


(Wempie Yance)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl