MEMPAWAH, KALIMANTAN BARAT — Tradisi tahunan Robo-Robo di Kabupaten Mempawah kembali berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak. Kegiatan yang sarat dengan nilai sejarah, adat istiadat, kebersamaan, dan kearifan lokal tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat sekaligus Ketua Perbakin Provinsi Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si.
Kehadiran Krisantus Kurniawan dalam kegiatan tersebut didampingi Ketua Harian Perbakin Provinsi Kalimantan Barat, Marrio Ginarto, S.H., M.H., CIM, yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat.
Turut hadir Rabuansyah, S.H., Sekretaris Perbakin Kabupaten Kubu Raya, serta Rommy Ramadhansyah, yang juga merupakan Humas DPP LPM Kalimantan Barat.
Kehadiran jajaran Perbakin Provinsi Kalimantan Barat dan DPP LPM Kalbar menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap upaya masyarakat dalam mempertahankan dan melestarikan adat istiadat serta budaya lokal Kabupaten Mempawah.
Robo-Robo, Tradisi Tahunan dan Kearifan Lokal Mempawah
Robo-Robo merupakan adat istiadat dan tradisi budaya tahunan masyarakat Kabupaten Mempawah yang dilaksanakan pada setiap Rabu terakhir. Tradisi ini menjadi bagian dari warisan budaya dan kearifan lokal masyarakat yang terus dijaga serta diwariskan secara turun-temurun.
Karena itu, Robo-Robo tidak semata-mata dipandang sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk menjaga identitas budaya, mempererat silaturahmi, serta memperkuat rasa persaudaraan masyarakat.
Pelaksanaan Robo-Robo di lingkungan Kerajaan Amantubillah Mempawah juga menjadi gambaran bahwa sejarah, adat istiadat, dan budaya lokal masih memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat Kalimantan Barat.
Dalam suasana penuh keakraban, para tokoh, jajaran organisasi, dan masyarakat yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Momentum tersebut sekaligus mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana kekeluargaan.
Wakil Gubernur Tekankan Keharmonisan
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.
Kalimantan Barat merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, etnis, budaya, adat istiadat, serta umat beragama. Keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan bersama dan bukan menjadi alasan untuk terjadinya perpecahan.
«“Keharmonisan antarsuku dan antarumat beragama harus terus kita jaga. Perbedaan adalah kekayaan Kalimantan Barat yang harus dirawat bersama,” pesan Krisantus.»
Menurutnya, pelestarian budaya daerah merupakan tanggung jawab bersama. Generasi muda juga memiliki peran penting untuk mengenal, menjaga, dan meneruskan berbagai tradisi yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Barat.
Perbakin dan LPM Dukung Pelestarian Budaya
Sementara itu, Marrio Ginarto menyampaikan bahwa kehadiran Perbakin di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan, memperkuat silaturahmi, serta mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
«“Tradisi seperti Robo-Robo harus terus kita rawat bersama. Di dalamnya terdapat nilai sejarah, kebersamaan, persaudaraan, dan identitas budaya yang sangat berharga bagi generasi mendatang,” ujar Marrio.»
Menurutnya, keberagaman budaya yang dimiliki Kalimantan Barat merupakan kekayaan yang harus dijaga dengan semangat persatuan, toleransi, dan saling menghargai.
DPP LPM Kalbar juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian adat, budaya, dan kearifan lokal di Kalimantan Barat. Bagi LPM, menjaga budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga menjaga jati diri masyarakat untuk generasi yang akan datang.
Kegiatan Robo-Robo di Kabupaten Mempawah pun menjadi momentum yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintahan, organisasi olahraga, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum.
Kehadiran berbagai elemen tersebut semakin memperkuat pesan bahwa pelestarian budaya dapat menjadi ruang bersama untuk membangun persaudaraan dan keharmonisan di Kalimantan Barat.
Melalui momentum Robo-Robo, semangat merawat budaya, memperkuat persaudaraan, menjaga toleransi, serta mempertahankan persatuan Kalimantan Barat terus digaungkan.
Tradisi boleh diwariskan dari masa ke masa, tetapi nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya harus tetap hidup dan menjadi kekuatan masyarakat Kalimantan Barat untuk melangkah bersama menuju masa depan.
Berbeda suku, berbeda budaya, berbeda keyakinan — tetap satu dalam persaudaraan Kalimantan Barat.
DPP LASKAR PEMUDA MELAYU KALIMANTAN BARAT
“Bersatu dalam keberagaman, menjaga adat, budaya, dan keharmonisan Kalimantan Barat.”
Humas DPP LPM Kalbar
Rommy Ramadhansyah/ M.supandi..

