PONTIANAK, KALBAR —15 agustus 2026 Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan kembali digaungkan oleh Ir. Hery Syamsuri, Ketua Umum Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalimantan Barat sekaligus tokoh masyarakat Melayu Kalimantan Barat.
Momentum 17 Agustus tidak hanya dimaknai sebagai perayaan atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu bangsa, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ir. Hery Syamsuri mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Kalimantan Barat, untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan strategis dalam membangun daerah. Menurutnya, perbedaan suku, agama, budaya, adat istiadat maupun latar belakang sosial merupakan bagian dari kekayaan bangsa yang harus dirawat dengan sikap saling menghormati.
“Mari kita jadikan keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan dan kesatuan. Ciptakan suasana yang aman dan harmonis, serta bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan daerah. Berbeda dalam identitas, tetapi satu dalam semangat Indonesia.”
Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kontribusi Nyata
Ir. Hery menegaskan bahwa kemerdekaan bukanlah garis akhir, melainkan amanah yang harus terus diisi dengan karya, pengabdian dan kontribusi nyata.
Semangat perjuangan para pahlawan, menurutnya, harus diterjemahkan dalam kehidupan masa kini melalui kerja bersama, kepedulian terhadap sesama, penghormatan terhadap hukum, serta komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Generasi hari ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa. Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata, menjaga persaudaraan dan memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang masing-masing,” ungkapnya.
Ia menilai, pembangunan daerah tidak mungkin berjalan secara optimal apabila masyarakat terpecah oleh perbedaan.
Sebaliknya, persatuan yang kokoh akan menjadi modal sosial yang sangat penting untuk menciptakan Kalimantan Barat yang aman, damai, maju dan bermartabat.
Keberagaman Bukan Sekat, Melainkan Modal Sosial
Sebagai Ketua Umum Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalimantan Barat, Ir. Hery Syamsuri juga menekankan pentingnya membangun komunikasi lintas kelompok secara sehat dan konstruktif.
Menurutnya, masyarakat Kalimantan Barat memiliki kekayaan budaya dan karakter sosial yang beragam.
Keberagaman tersebut harus dikelola secara bijaksana agar menjadi energi positif dalam memperkuat persaudaraan.
Perbedaan identitas, kata dia, tidak semestinya menjadi alasan untuk saling menjauh.
Justru dengan keberagaman tersebut, masyarakat dapat belajar menghargai satu sama lain dan membangun ruang kebersamaan yang lebih luas.
“Jangan jadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi.
Kita boleh berbeda dalam identitas, tetapi kita tetap berada dalam satu rumah besar Indonesia,” tegasnya.
Pesan untuk Generasi Muda
Ir. Hery secara khusus mengajak generasi muda Kalimantan Barat agar menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan merawat semangat kebangsaan.
Generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam menghadapi perkembangan zaman, terutama dalam membangun komunikasi publik yang santun, cerdas dan bertanggung jawab.
Ia berharap anak-anak muda tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah persatuan.
Sebaliknya, generasi muda harus mampu menjadi pelopor perdamaian, persaudaraan dan kemajuan daerah.
“Anak muda harus menjadi kekuatan pemersatu. Gunakan energi, kreativitas dan kemampuan untuk hal-hal yang produktif. Jangan mudah terprovokasi oleh isu yang dapat merusak persaudaraan,” pesannya.
Rawat Persatuan, Jaga Marwah Kemerdekaan
Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ir. Hery Syamsuri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana Kalimantan Barat agar tetap aman, kondusif dan harmonis.
Ia menilai, menjaga persatuan bukan hanya tugas pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, setiap elemen masyarakat dapat mengambil peran dalam menciptakan lingkungan sosial yang penuh toleransi dan saling menghargai.
Peringatan kemerdekaan, menurutnya, harus menjadi momentum untuk memperkuat rasa memiliki terhadap bangsa dan daerah, sekaligus mempertegas komitmen untuk terus menjaga Merah Putih.
“Marilah kita hormati perjuangan para pahlawan dengan menjaga apa yang telah mereka perjuangkan.
Jangan wariskan perpecahan kepada generasi berikutnya. Wariskan persaudaraan, persatuan, toleransi dan semangat untuk membangun Indonesia,” pungkas Ir. Hery Syamsuri.
Dengan semangat “Berbeda dalam Identitas, tetapi Satu dalam Semangat Indonesia”, ia mengajak masyarakat Kalimantan Barat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh rasa syukur, kebanggaan dan tanggung jawab.
Bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga mengibarkan semangat persatuan dalam setiap langkah kehidupan.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!
Berbeda dalam Identitas, Bersatu dalam Semangat Indonesia..
M.supandi..

