Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

ISU PENANGKAPAN JENDERAL POLRI MEMANAS, NAMA AHRIE SONTA DAN EKO HADI SANTOSO DISEBUT

Jurnal investigasi
04 November 2026
Last Updated 2026-11-03T17:45:19Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 Jakarta,- Jurnal investigasi.com



Isu dugaan penindakan internal terhadap sejumlah perwira tinggi Polri semakin menjadi perhatian publik. Setelah muncul tudingan mengenai dugaan penyadapan di lingkungan Istana yang menyeret nama mantan Kapolri Jenderal (Purn.) Listyo Sigit Prabowo, kini beredar informasi yang menyebut nama Irjen Pol. Ahrie Sonta dan Irjen Pol. Eko Hadi Santoso sebagai pejabat yang diduga telah diamankan dan ditahan.

Informasi tersebut, bersumber dari pihak yang diklaim mengetahui perkembangan di lingkungan Mabes Polri. Kabar itu juga diperkuat dengan beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang telah diteruskan berkali-kali.

Dalam pesan tersebut, sejumlah nama perwira Polri dicantumkan, yakni:

1.Irjen Pol. Ahrie Sonta, yang dalam pesan disebut menjabat Kadivkum Mabes Polri.

2.Irjen Pol. Eko Hadi Santoso, yang disebut menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

3.Kombes Pol. Ferly Hediyat.

Pesan lanjutan menyebut Listyo Sigit Prabowo bersama seseorang yang dipanggil “Bang Pipit” masih menjalani pemeriksaan atau berita acara pemeriksaan (BAP). Sementara Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso dikabarkan telah ditahan

“Pak Sigit sama bg Pipit masih di BAP, yg udah ditahan Eko sama Sonta,” demikian isi pesan WhatsApp yang beredar.


Namun, kebenaran isi percakapan tersebut belum dapat dipastikan. Tangkapan layar maupun informasi dari sumber anonim tidak dengan sendirinya membuktikan adanya penahanan atau pemeriksaan terhadap nama-nama yang disebutkan.


DUGAAN PENYADAPAN ISTANA IKUT DISOROT


Perkembangan isu ini juga tidak terlepas dari tudingan dugaan penyadapan terhadap lingkungan Istana yang menyeret nama mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya, beredar tudingan mengenai dugaan penggunaan jaringan mantan perwira dan personel Mabes Polri untuk melakukan penyadapan terhadap komunikasi di lingkungan Istana.


Nama Listyo Sigit kemudian dikaitkan dengan tudingan tersebut. Kendati demikian, hingga kini belum terdapat bukti maupun keterangan resmi yang dapat memastikan keterlibatan ataupun perintah dari yang bersangkutan dalam dugaan penyadapan tersebut.

Hubungan antara dugaan penyadapan Istana, kabar pemeriksaan Listyo Sigit, serta informasi penahanan Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso juga belum terungkap secara jelas.


KADIV HUMAS POLRI: NANTI ADA SAATNYA


Di tengah berkembangnya kabar tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir belum memberikan penjelasan substantif mengenai informasi yang beredar.


Dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026), Isir mengakui memahami kegaduhan yang berkembang di kalangan wartawan.

“Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu),” ujar Isir.


Ia kemudian menyampaikan bahwa informasi lebih lanjut kemungkinan akan disampaikan dalam waktu dekat.


“Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi, ya. Oke, makasih ya,” katanya.


Sementara itu, sejumlah wartawan mengaku melihat personel Brimob mendatangi kawasan Mabes Polri sejak sore hingga malam hari sebelumnya. Namun, belum ada keterangan resmi mengenai tujuan kedatangan personel tersebut maupun kaitannya dengan isu penindakan terhadap sejumlah perwira Polri.

MABES POLRI DIMINTA BUKA INFORMASI


Berkembangnya informasi mengenai nama Ahrie Sonta, Eko Hadi Santoso, dan Kombes Pol. Ferly Hediyat menimbulkan pertanyaan publik mengenai kebenaran dugaan pemeriksaan dan penahanan tersebut.


Mabes Polri diharapkan memberikan penjelasan secara transparan mengenai beberapa hal, antara lain apakah benar terdapat pemeriksaan terhadap Listyo Sigit Prabowo dan pihak lain, apakah Ahrie Sonta serta Eko Hadi Santoso telah diamankan atau ditahan, serta apakah terdapat perkara tertentu yang menjadi dasar tindakan tersebut.

Apabila benar terdapat penyelidikan terkait dugaan penyadapan Istana, persoalan tersebut tentu membutuhkan penjelasan yang terang, terutama menyangkut dugaan penggunaan kewenangan dan fasilitas aparat dalam mengakses komunikasi di lingkungan lembaga kepresidenan.


Jurnal investigasi menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai dugaan penangkapan, pemeriksaan, dan penyadapan tersebut masih memerlukan verifikasi serta konfirmasi dari pihak berwenang.


Keterbukaan Mabes Polri menjadi penting agar tidak berkembang spekulasi liar di tengah masyarakat. Asas praduga tak bersalah harus tetap dihormati, sementara setiap dugaan pelanggaran hukum perlu ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Jurnal investigasi ,-tegas,lugas berbicara fakta 

(Jimmy)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl