Media Jurnal Investigasi | Timika, Papua Tengah – Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, dengan mengunjungi rumah duka korban penikaman di Distrik Mimika Timur, Jumat (17/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk empati sekaligus komitmen Polres Mimika dalam mengawal proses hukum atas kasus penikaman yang menewaskan Elisius Waweyauta (22) di Dermaga Pelabuhan Pomako.
Kapolres yang didampingi jajaran Polres Mimika disambut langsung oleh kedua orang tua almarhum serta keluarga besar yang masih berduka. Dalam kesempatan itu, AKBP Alredo menyampaikan belasungkawa secara langsung dan menyerahkan bantuan bahan makanan sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga korban.
"Saya datang sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga yang sedang berduka. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi saya berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga. Saya juga Orang Asli Papua, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk saling menguatkan ketika ada saudara yang mengalami musibah," ujar Kapolres.
Selain menyampaikan rasa duka, Kapolres memastikan bahwa pelaku penikaman telah diamankan dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia meminta keluarga korban tetap tenang dan mempercayakan seluruh penanganan perkara kepada pihak kepolisian.
"Pelaku sudah kami amankan dan proses hukum sedang berjalan. Kami berkomitmen menangani perkara ini secara profesional dan transparan. Kami berharap keluarga memberikan kepercayaan penuh kepada kepolisian," tegasnya.
Menanggapi keinginan keluarga korban untuk bertemu dengan pihak keluarga pelaku, Kapolres mengatakan pihaknya siap memfasilitasi pertemuan tersebut melalui koordinasi dengan Kapolsek Mimika Timur apabila seluruh pihak telah siap.
Dalam kesempatan itu, AKBP Alredo juga menyampaikan kesiapan Polres Mimika membantu proses pemakaman, termasuk menyediakan ambulans apabila dibutuhkan oleh keluarga.
"Kami telah menyiapkan ambulans. Kapan pun keluarga membutuhkan, kami siap membantu agar proses pemakaman dapat berjalan dengan baik," katanya.
Terkait aksi pemalangan jalan yang dilakukan keluarga, Kapolres mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan kepentingan bersama.
Menurutnya, akses jalan tersebut merupakan jalur penting yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas dan memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.
"Saya memahami kesedihan yang dirasakan keluarga. Namun saya berharap pemalangan tidak berlangsung lama karena jalan ini merupakan akses vital bagi masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan keluarga korban menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Kapolres Mimika beserta jajarannya di rumah duka.
Mereka juga menyatakan telah menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres yang telah datang langsung memberikan dukungan kepada keluarga. Kami percaya kepolisian akan memproses perkara ini sesuai hukum yang berlaku," ungkap perwakilan keluarga.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi keluarga korban sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap komitmen Polres Mimika dalam memberikan pelayanan yang humanis serta menegakkan hukum secara adil.
(Wempie Yance)


