Bekasi - Pengurus Besar Ikatan Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (PB IKA BEM) Nusantara melakukan kunjungan dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia sebagai langkah memperkuat kolaborasi strategis dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Munan Supriyanto Kordiv Desa Tertinggal, menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian Kementerian Pertanian dalam memperkuat sektor pertanian nasional, khususnya keberhasilan meningkatkan produksi beras, mempercepat swasembada pangan, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor.
"Menurut Munan Supriyanto Kordiv Desa Tertinggal.Indonesia menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Salah satu indikatornya adalah keberhasilan mempertahankan kondisi tanpa impor beras medium dalam kurun waktu terakhir serta mulai melakukan ekspor beras ke sejumlah negara,"ujar Munan Supriyanto.Selasa (28/07/2026).
Lebih lanjutnya.Keberhasilan ini merupakan capaian strategis yang patut diapresiasi. Selain memperkuat ketahanan pangan nasional, ekspor beras juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian karena menghasilkan devisa negara melalui penerimaan valuta asing.
"Sebagai bentuk dukungan nyata, PB IKA BEM Nusantara menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi aktif dalam Program Brigade Pangan yang diinisiasi Kementerian Pertanian. Dengan jaringan alumni mantan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, organisasi ini menilai memiliki potensi besar dalam mendorong lahirnya generasi muda yang terlibat aktif di sektor pertanian modern,"ucap Munan Supriyanto.
Sementara itu.Menteri Pertanian dalam kunjungan tersebut menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen PB IKA BEM Nusantara. Menurutnya, kolaborasi dengan kalangan akademisi dan alumni mahasiswa menjadi bagian penting dalam mempercepat regenerasi petani Indonesia sekaligus memperkuat pembangunan pertanian berkelanjutan.
“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami di Kementerian Pertanian untuk terus bekerja lebih baik dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Kami juga berharap PB IKA BEM Nusantara dapat mengambil peran strategis dalam Program Brigade Pangan sebagai bagian dari upaya mencetak petani muda Indonesia,” ujar Menteri Pertanian.
Sambungnya.Sebagai tindak lanjut dari audiensi tersebut, Kementerian Pertanian menyatakan kesiapan memfasilitasi Pilot Project Inkubator Agropreneur yang akan dikembangkan PB IKA BEM Nusantara di Provinsi Jawa Barat. Dukungan tersebut mencakup penyediaan paket alat dan mesin pertanian (Alsintan) Brigade Pangan sebagai sarana pendukung implementasi program di lapangan.
"Kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan PB IKA BEM Nusantara diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pertanian nasional, mendorong lahirnya wirausaha muda di bidang agribisnis, serta memperkokoh ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia secara berkelanjutan," pungkasnya Menteri Pertanian.
(Red)
Sumber : PB IKA BEM Nusantara


