Media Jurnal Investigasi, Jayapura, Papua. – Ketua Forum Komunikasi Nusantara, Albert A. Modouw, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama jajaran Kepolisian atas keberhasilan mengamankan seorang buronan dalam daftar pencarian orang (DPO) yang diduga terlibat dalam kasus penembakan karyawan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika.
Apresiasi tersebut disampaikan Albert di Kota Jayapura, Jumat (30/10/2026). Ia menilai keberhasilan aparat dalam mengungkap kasus tersebut merupakan langkah penting dalam penegakan hukum sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua.
Menurut Albert, tindakan aparat keamanan menunjukkan komitmen dalam menindaklanjuti kasus-kasus kekerasan yang terjadi di wilayah Papua. Ia berharap proses penegakan hukum terus dilakukan secara profesional, transparan, proporsional, dan bertanggung jawab dengan tetap menjunjung tinggi ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama seluruh jajaran Kepolisian atas upaya penegakan hukum, khususnya dalam mengamankan DPO kasus penembakan karyawan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika. Kami mendukung langkah aparat agar seluruh pihak yang terlibat dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Albert.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk mendukung upaya aparat keamanan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima informasi, tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi, serta menghindari penyebaran informasi yang dapat memicu keresahan.
Secara khusus, Albert berpesan kepada generasi muda Papua agar mengutamakan perdamaian, menjaga persaudaraan, dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum maupun dialog. Menurutnya, kekerasan bukanlah solusi untuk memperjuangkan masa depan Papua.
“Kepada generasi muda Papua, mari kita mengedepankan perdamaian dan menjaga persaudaraan. Jangan menjadikan kekerasan sebagai jalan untuk menyelesaikan persoalan. Masa depan Papua berada di tangan generasi muda yang memiliki semangat membangun, menjaga persatuan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Albert menegaskan bahwa keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Situasi yang kondusif sangat dibutuhkan agar anak-anak dapat belajar dengan tenang, masyarakat bekerja dengan nyaman, serta generasi muda memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan seluruh jajaran Kepolisian yang terus berupaya menjaga keamanan di Tanah Papua. Papua adalah rumah bersama yang harus kita jaga dengan memperkuat persaudaraan, saling menghormati, dan mengutamakan kedamaian. Mari kita bersama-sama mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” tutup Albert. ( FNS ).


