Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Mangga Cengkir Indramayu, Buah Mentah Pun Punya Nilai Jual

jurnalis idm
30 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-30T05:23:11Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


INDRAMAYU, Media Jurnal Investigasi — Mangga cengkir yang dikenal luas sebagai mangga Indramayu memiliki daya tarik tersendiri sebagai salah satu buah unggulan daerah. Bahkan ketika masih mentah, buah yang menjadi kebanggaan masyarakat Indramayu ini sudah memiliki nilai ekonomi. Seperti terlihat di Blok Perabon, Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jumat (30/10/2026).


Salah satu pemilik pohon mangga, Yayah, menjual hasil buahnya kepada tengkulak dengan harga Rp5.000 per kilogram. Mangga yang belum matang tersebut tetap diminati untuk dibeli dan diperdagangkan.


Mangga cengkir merupakan salah satu jenis mangga yang identik dengan Kabupaten Indramayu. Buah ini dikenal masyarakat karena menjadi bagian dari potensi perkebunan buah lokal yang telah lama berkembang di daerah tersebut.


Di Desa Sanca, aktivitas penjualan mangga berlangsung dengan cara yang cukup sederhana. Yayah bertugas memetik buah dari pohonnya, sedangkan proses pengambilan hasil mangga dilakukan langsung oleh tengkulak.


Yayah menjelaskan bahwa harga pembelian mangga mentah miliknya mencapai Rp5.000 untuk setiap kilogram. Dalam transaksi tersebut, dirinya tidak perlu mengantarkan buah kepada pembeli karena tengkulak datang untuk mengambil hasil petikan.


“Harganya Rp5.000 per kilogram. Mangga diambil oleh tengkulaknya, saya cuma memetiknya saja,” ungkap Yayah.

Menurut Yayah, mangga yang dijual tersebut merupakan jenis mangga cengkir yang selama ini dikenal masyarakat sebagai mangga Indramayu. Jenis buah ini menjadi salah satu komoditas yang memiliki identitas kuat dengan daerah penghasilnya.


“Ini mangga cengkir, biasa disebut mangga Indramayu. Walaupun masih mentah, sudah ada tengkulak yang membeli,” jelasnya.


Perdagangan mangga sebelum matang memperlihatkan bahwa komoditas buah lokal memiliki nilai ekonomi sejak proses panen. Kondisi tersebut juga membuka peluang bagi pemilik pohon untuk memperoleh penghasilan dari hasil kebun yang dimiliki.


Keberadaan mangga cengkir menjadi salah satu potensi daerah yang patut diperhatikan. Selain dikenal sebagai buah khas Indramayu, mangga ini juga menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk warga di wilayah Kecamatan Gantar.


Dari Blok Perabon, Desa Sanca, mangga cengkir kembali menunjukkan bahwa buah lokal Indramayu bukan hanya memiliki identitas dan kebanggaan daerah, tetapi juga nilai perdagangan yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

( ADE NUR )

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl