Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

SDN Tanjungjaya Wado Klarifikasi Isu Pihak Ketiga, Tegaskan Revitalisasi Dilaksanakan Secara Swakelola

Jurnalinvestigasi
21 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-20T19:38:19Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 


Sumedang – Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SD Negeri Tanjungjaya, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, menuai pertanyaan terkait mekanisme pengerjaan. Menanggapi hal itu, Kepala SDN Tanjungjaya memberikan klarifikasi.


Kepala SDN Tanjungjaya, Asep Kurniawan Jaelani, S.Pd.I selaku Penanggung Jawab kegiatan menegaskan bahwa proyek tersebut tidak di-pihak ketiga-kan.


“Pelaksanaan ini murni swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Kami hanya dibantu tim ahli untuk teknis konstruksi di lapangan,” tegas Asep dalam keterangannya, Rabu (13/9).


Dijelaskannya, proyek revitalisasi ini telah berjalan sekitar satu bulan.


Proyek Rp 1,1 Miliar Bersumber Dari APBN


Berdasarkan informasi dari banner proyek yang terpasang di lokasi Dusun Tanjungjaya RT 01/02, Desa Mulyajaya, Kecamatan Wado, proyek ini memiliki rincian sebagai berikut:



Kegiatan ini merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp 1.109.931.772 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pelaksana kegiatan adalah Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Tanjungjaya dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, mulai 13 September 2026 sampai dengan 11 Januari 2027.


Pekerjaan tersebut meliputi revitalisasi 4 ruang kelas, 1 perpustakaan, pembangunan 1 Ruang Kelas Baru (RKB) dan 1 unit toilet. Proyek ini merupakan program dari Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikdasmen.


Adapun susunan P2SP SDN Tanjungjaya Tahun 2026 terdiri dari Asep Kurniawan Jaelani, S.Pd.I sebagai Penanggung Jawab, Roro Rohini sebagai Ketua, Lia Marliani, S.Pd sebagai Sekretaris/Logistik, Heryana sebagai Bendahara, Juja sebagai Kepala Pelaksana dan Asep Nanang sebagai bagian Keamanan.


Soal APD Pekerja


Mengenai adanya pekerja yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap, pihaknya tidak membantah.


Menurutnya, pihak panitia sudah menyediakan APD dan memberikan himbauan setiap hari.


“Kami sudah sediakan dan instruksikan setiap hari demi keselamatan. Tapi mungkin karena kondisi cuaca yang cukup terik di sini, dan pekerjaan saat ini sudah di bagian bawah yang risikonya lebih ringan, ada beberapa pekerja yang sesekali tidak memakainya,” ujarnya.


Pihak sekolah pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan tersebut. Ia berharap kekurangan fasilitas lain seperti laboratorium komputer dan ruang UKS dapat segera terealisasi pada bantuan tahap selanjutnya.

(Red)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl