
Winda nur Oktaviani, anak pasangan Didin dan Santi yang alami lumpuh layu sejak lahir
MAJALENGKA,Jurnal Investigasi.com-Pasangan suami istri Didin dengan Santi warga Rt.03 Rw.02 Blok Sabtu desa Gunungwangi Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat.Saat ini mereka sangat membutuhkan uluran tangan dari semua pihak demi kesembuhan anak keduanya yakni Winda Nur Oktaviani usia 7 tahun. Yang mengalami lumpuh layu sejak dari lahir.
Menurut keterangan Didin ayah dari Winda mengatakan,bahwa anaknya tersebut seharusnya sudah bersekolah.Namun dikarenakan kondisi anaknya tersebut yang tidak bisa berjalan bahkan untuk mengangkat sesuatu pun anaknya tersebut tidak sanggup.Membuat anaknya tidak bisa kemana-mana dan hanya terbaring diatas kasur.
"Anak saya seharusnya sudah sekolah kelas 1,tapi karena kondisinya lumpuh layu akhirnya anak saya tidak bersekolah."Ujar Didin dengan nada sedih,Selasa (6/12/2022).
Kedua orangtua Winda sendiri hanya sebagai pekerja serabutan,dan keadaan ekonominya sangat lemah.
Kalau kami orang mampu tentunya ingin sekali mengobati anak saya yang lumpuh layu itu.Untuk berobat agar anak saya bisa sehat dan berjalan.Tapi karena kami bukan orang kaya saya hanya bisa pasrah."Tutur ayah Winda ini.
Winda sendiri menurut Didin,kesehariannya hanya terbaring diatas kasur.
"Untuk sekedar minum saja harus menggunakan botol untuk minum bayi.Dan makannya pun tidak nasi tapi makanan bayi sebab jika dikasih nasi dia langsung kejang-kejang."Ucapnya dengan nada lirih.
Dalam sehari semalam putrinya tersebut bisa menghabiskan 15 sa-shet makanan bayi.
Selama ini menurut Didin,ia belum mendapat bantuan apapun untuk anaknya tersebut.
"Sampai anak saya usia 7 tahun kami belum pernah menerima atau mendapatkan bantuan apapun. Dari pihak Pemdes,Kecamatan bahkan dari Pemkab juga dinas terkait lainnya.'Paparnya.
Selaku orangtua dari Winda Nur Oktaviani yang mengalami lumpuhlayu sejak dari lahir.
Didin dan Santi sangat mengharafkan adanya uluran tangan atau bantuan dari pihak-pihak terkait guna membantu menyembuhkan anaknya tersebut.
"Kami sangat berharaf adanya bantuan dan uluran tangan. Untuk membantu menyembukan anak saya yang mengalami lumpuhlayu."Harap Didin.
Dikatakan Didin, selain mengalami lumpulayu anaknya tersebut juga tidak bisa bicara.
"Yang lebih menyedihkan lagi kalau dia mau buang air besar (BAB) terkebih dahulu harus pake obat yang dimasukan ke lobang anus anak saya Jadi setiap waktu saya harus menyiapkan obat untuk BAB.Kalau tidak pakai obat anak saya tidak bisa BAB."Beber Didin dengan nada memelas.(*)


