BEKASI, Media Jurnal Investigasi- Proyek Peningkatan jalan lingkungan (Jaling) dengan nama judul, jalan Keramat Kampung Klender RT 01 RW 01 Dusun I Desa Karangmukti Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi, diduga tidak sesuai spesifikasi dan tidak adanya lampu penerangan diprotes Warga. Senin (16/10/2023).
Pasalnya, saat dilaksanakannya pekerjaan Jaling tersebut yang dikerjakan oleh rekanan Kontraktor CV. ASIA ANUGRAH JAYA dengan anggaran sebesar, 198.999.900.00. APBD TA. 2023 dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) diduga kurangi volume ketebalan beton hanya 9 cm, jelas hal tersebut melanggar undang- undang yang sudah ditetapkan dari rencana anggara biaya (RAB) yang semestinya 15 cm, untuk ketebalan Beton tersebut
Tidak hanya mengurangi volume ketebalan Beton saja, terlihat dilokasi ada beberapa lubang yang diduga disengaja dibuat untuk jebakan cordil dan tidak adanya lampu penerangan jenis Genset.
Hal tersebut diprotes Warga setempat salah satunya Andre (40) Ia mengatakan, sebelum adanya lampu penerangan dirinya akan menyetop pekerjaan tersebut .
"Kerjaan gak bener ini coba abang liat, masang papan begisting saja dipendam otomatis akan mengurangi volume ketebalan beton kalau tidak ada penerangan terpaksa akan kami stop selaku warga sini,"tandasnya.
Hal senada dikatakan, Pijay selaku pengawasan proyek Jaling tersebut dirinya sudah menghubungi pihak kontraktor CV.ASIA ANUGRAH JAYA, yang bernama Gultom, melalui Via WhatsApp, untuk membawa alat penerangan (Genset) namun tidak merespon.
"Kalau tidak ada penerangan terpaksa akan saya stop, malam ini cukup satu mobil saja bang sudah terlanjur,"ucapnya.
Bewok yang mengaku salah satu pekerja saat di konfirmasi, untuk panjang dan lebar Jaling tersebut dirinya mengatakan untuk panjang 118 meter, lebar 350 cm, untuk depan 3 cm.
"Kalau Genset memang gak ada bang gak dikasih sama bos kalo dikasih mah sudah saya pasang. Saya mah cuma sebatas tukang masa saya yang harus ngadain Genset,"terangnya.
(Iyus Kastelo)



