Majalengka.mediajurnalinvestigasi.com- Peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) sangat strategis sebagai mitra Pemerintah dalam menyebarluaskan program kepada masyarakat.
Selain itu KIM harus menjaga kredibilitas dan akurasi informasi yang tersebar terutama dalam rangka menangkal hoaks, malinformasi dan misinformasi yang tersebar di masyarakat.
Hal tersebut dikatakan Plh. Kepala Dinas Kominfo Jawa Barat, Bayu Rakhmana saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) bertempat di Politeknik Mardira Panyingkiran Majalengka, Selasa (7/4/2026).
Ia mendorong agar KIM tetap menjadi salah satu kontributor yang aktif dalam menyebarkan informasi yang akurat dan bermanfaat.
“Tidak kalah pentingnya adalah sebagai jembatan informasi antara pemerintah daerah ke masyakarat dan sebaliknya,” ujarnya.
Sementara Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Yomanius Untung mengatakan melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan media sosial dapat lebih mudah menyampaikan aspirasi maupun persoalan yang terjadi di lapangan, termasuk terkait pengawasan penyelenggaraan pemerintahan.
“Problem kita sebagian besar terkait komunikasi. Karena itu saya mengambil solusi bahwa komunikasi menjadi sangat penting, salah satunya dengan memanfaatkan KIM dan teknologi digital sebagai instrumen komunikasi dengan masyarakat di daerah,” ujarnya.
KIM mempunyai posisi strategis dalam menyampaikan informasi langsung kepada masyarakat di wilayah secara langsung.
Di sisi lain, wakil rakyat juga dapat menyampaikan kebijakan dan program secara cepat serta memperoleh umpan balik secara langsung.
Sementara Kepala Dinas Kominfo Majalengka yang diwakili Kabid IKP, Hj. Kusmiati menambahkan saat ini KIM yang ada di Kabupaten Majalengka sudah tersebar di beberapa kecamatan.
Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Kabupaten Majalengka mempunyai bidang komunitas masing - masing, ada budayawan, konten kreator, seniman, pelaku usaha, pencita lingkungan dan lainya.
Dinas Kominfo terus bersinergis dan berkolaborasi dengan KIM dalam menyampaikan program pemerintah serta literasi digital.
Kegiatan Bimtek yang di ikuti KIM se Ciayumajakuning dengan peserta 200 orang menghadirkan narasumber Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Yomanius Untung, S.Pd, M.M , Dadan Hendaya, S.S, M.M, Komisioner KPID Jawa Barat, Billy Mohammad Sabirin, Dosen dan Deni Sonjaya, S.Tex ketua KIM Jabar.
(Ganjar)


