Timika,Media Jurnal Investigasi – Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Mimika. Seorang petugas keamanan dari PT Freeport Indonesia, Sdr. Fiki Januar Saputra, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Irigasi Ujung, tembusan area Petrosea, Kampung Komoro Jaya, Distrik Mimika Baru, Rabu (1/4/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIT saat korban dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di Kuala Kencana. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya berangkat dari rumahnya sekitar pukul 04.50 WIT dengan menggunakan sepeda motor jenis CRF warna putih hitam.
Dalam perjalanan, korban sempat berteduh di sebuah ruko di Jalan Hasanudin akibat hujan lebat. Setelah kondisi memungkinkan, korban kembali melanjutkan perjalanan melalui Jalan Irigasi Ujung tembusan Petrosea.
Namun nahas, saat melintas di lokasi kejadian, korban melihat dua orang tak dikenal membawa parang dan berlari ke tengah jalan. Situasi tersebut membuat korban panik hingga terjatuh dari sepeda motornya.
Ketika berusaha bangkit dan mendirikan kendaraannya, kedua pelaku mendekat. Korban pun langsung melarikan diri kembali ke rumahnya untuk menyelamatkan diri.
Sesampainya di rumah, korban terkejut saat hendak membuka pagar karena mendapati tangan kanannya sudah berlumuran darah akibat luka bacokan. Keluarga kemudian segera membawa korban ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 06.00 WIT dan langsung mendapat perawatan di Instalasi Rawat Darurat (IRD). Hingga siang hari sekitar pukul 12.00 WIT, korban masih menjalani perawatan intensif.
Adapun identitas korban diketahui bernama Fiki Januar Saputra (26), lahir di Sorong pada 21 Januari 2000, beragama Islam dan bekerja sebagai petugas security. Korban berdomisili di Jalan Yos Sudarso, Kampung Nawaripi, Distrik Wakia, Kabupaten Mimika.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui motif pasti dari aksi pembacokan tersebut. Aparat kepolisian diharapkan segera melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta memastikan keamanan masyarakat di wilayah tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kriminalitas di Mimika yang meresahkan warga, terutama bagi para pekerja yang beraktivitas pada jam-jam rawan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
( W. Y)


