Media Jurnal Investigasi, Timika, Papua Tengah – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 kepada jemaat Gereja GKI Jemaat Ottow Geissler Mile 32, Kabupaten Mimika, Minggu (25/10/2026). Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) maupun meminta bantuan kepolisian.
Sosialisasi itu disampaikan dalam kegiatan Minggu Kasih yang dihadiri Kapolda Papua Tengah bersama Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak dan sejumlah pejabat utama Polres Mimika. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara Polri dan masyarakat untuk mempererat hubungan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada jemaat.
Dalam kesempatan tersebut, Jermias menegaskan bahwa layanan 110 merupakan salah satu sarana bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan kepolisian. Karena itu, masyarakat diharapkan mengetahui fungsi layanan tersebut dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan.
“Layanan Call Center Polri 110 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan maupun meminta bantuan kepolisian. Jangan ragu untuk menghubungi Polri apabila membutuhkan bantuan, sehingga setiap laporan dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur,” ujarnya.
Menurut Kapolda, kegiatan Minggu Kasih juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang terbuka dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Melalui pertemuan langsung, berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan kehidupan sosial dapat dibicarakan bersama.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan semangat pelayanan Polri yang mengedepankan kebersamaan dengan masyarakat.
“Melalui Minggu Kasih ini, kami ingin terus menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Kami ingin kebersamaan seperti ini melahirkan toleransi dan menumbuhkan rasa saling percaya, sehingga kita bersama-sama dapat menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata Jermias.
Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Toleransi
Selain menyosialisasikan layanan kepolisian, Kapolda Papua Tengah mengajak jemaat dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta memperkuat toleransi, baik di lingkungan gereja, antarumat beragama, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengingatkan bahwa kerukunan dan sikap saling menghormati merupakan bagian penting dalam menjaga kedamaian di Kabupaten Mimika yang memiliki keberagaman latar belakang masyarakat.
Jermias juga meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum terverifikasi, terutama jika berpotensi memicu perselisihan dan merusak hubungan persaudaraan.
“Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah kita. Mari kita jaga persaudaraan, saling menghormati, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta penuh toleransi,” pesannya.
Peran Orang Tua Penting Lindungi Generasi Muda
Perhatian terhadap masa depan generasi muda turut menjadi salah satu pesan Kapolda dalam kegiatan tersebut. Ia mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mencegah anak-anak dan remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras.
Menurutnya, pengawasan orang tua, komunikasi yang baik di dalam keluarga, serta perhatian terhadap lingkungan pergaulan anak menjadi langkah penting untuk melindungi generasi muda dari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Peran orang tua sangat penting dalam menjaga masa depan anak-anak kita. Awasi pergaulan mereka, bangun komunikasi yang baik di dalam keluarga, dan jangan biarkan mereka terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras,” tegasnya.
Ia juga mengajak tokoh agama, tokoh adat, keluarga, dan lingkungan pendidikan untuk memperkuat kerja sama dalam mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.
Kapolda menekankan bahwa upaya melindungi generasi muda tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita bersama-sama memerangi narkoba dan minuman keras. Lindungi anak-anak kita dan jaga keluarga kita. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan Minggu Kasih tersebut, Polda Papua Tengah berharap komunikasi antara Polri dan masyarakat semakin terbuka, kesadaran terhadap pentingnya keamanan semakin meningkat, serta semangat toleransi dan kepedulian terhadap generasi muda terus tumbuh di Kabupaten Mimika. ( FNS )




