Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Papua Tengah Ajak Gereja Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba

Ferry Nelson Saily
18 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-18T06:49:41Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 

Media Jurnal Investigasi, Nabire, Papua Tengah – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengajak gereja, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat peran bersama dalam menyelamatkan generasi muda Papua dari ancaman narkoba, minuman keras, perjudian, serta berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan mereka.


Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat mengikuti program Minggu Kasih di Gereja GKI Immanuel Kotalama, Kabupaten Nabire, Minggu (18/10/2026). Kehadiran Kapolda yang didampingi istrinya, Ny. Yanti Rontini, disambut Pendeta F. Haay, S.Th., para majelis, dan jemaat yang mengikuti ibadah Minggu pagi.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menekankan bahwa menjaga masa depan generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua, gereja, tokoh agama, dan lingkungan masyarakat.


“Saya ingin mengajak kita semua, terutama para orang tua, pendeta, dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita. Jangan sampai generasi muda Papua kehilangan masa depannya karena narkoba, minuman keras, perjudian, maupun tindakan yang melanggar hukum,” ungkap Brigjen Pol. Jermias Rontini.


Polri Hadir untuk Mendengar dan Melayani Masyarakat


Kapolda menjelaskan bahwa kehadirannya di tengah jemaat dengan mengenakan seragam Polri merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi serta memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.


Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya ketika terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga melalui dialog, silaturahmi, dan kegiatan sosial yang menyentuh kehidupan warga.


Ia juga menyampaikan rasa syukur karena dapat mengabdikan diri sebagai pimpinan Polri di Papua Tengah, wilayah yang memiliki ikatan emosional dengan perjalanan hidup dan lingkungan gerejanya.


“Saya mengucapkan syukur kepada Tuhan Yesus karena hari ini ada anak jemaat GKI yang menjadi pimpinan Polri di Papua Tengah. Saya ingin mengabdikan diri menjadi berkat bagi masyarakat, khususnya di lingkungan gereja GKI dan umumnya bagi masyarakat di Papua Tengah,” tegasnya.


Kapolda berharap semangat Polri Bersama Masyarakat dapat semakin memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan antarwarga, serta membangun kebersamaan dalam menciptakan situasi yang aman dan damai.


“Kami ingin Polri tidak hanya hadir ketika terjadi masalah, tetapi juga hadir untuk mendengar keluhan masyarakat, berdialog, dan mencari solusi bersama. Tanah Papua adalah berkat yang harus kita jaga bersama. Mari kita wariskan lingkungan yang baik kepada anak cucu kita,” ujarnya.

Bawa Bantuan untuk Pembangunan Gereja


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Papua Tengah juga menyerahkan bantuan untuk mendukung pembangunan Gedung Gereja GKI Immanuel Kotalama. Bantuan itu diterima langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan untuk selanjutnya dimanfaatkan sesuai kebutuhan pembangunan gereja.


Kapolda mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ungkapan syukur sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya jemaat gereja.


“Sesuai dengan tema hari ini, berkat saya berikan sebagai bagian dari penyertaan Tuhan dan keselamatan. Dalam kesempatan ini, kami membawa sedikit berkat untuk membantu pembangunan gedung gereja,” tandasnya.


Selain menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga generasi muda, Kapolda juga mengajak seluruh jemaat untuk terus mendoakan agar situasi keamanan dan kedamaian di Papua Tengah tetap terpelihara.


Ia berharap dukungan doa dari gereja dan seluruh masyarakat dapat menguatkan pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


“Mohon dukungan doa dari seluruh jemaat agar saya mampu menjalankan tugas sebagai polisi dan melayani masyarakat di Papua Tengah,” ujarnya.


Minggu Kasih Perkuat Kemitraan Polri dan Gereja


Sementara itu, Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J. Manurung, menjelaskan bahwa program Minggu Kasih merupakan salah satu bentuk implementasi semangat Polri Bersama Masyarakat.


Program tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui komunikasi langsung, silaturahmi, serta penyampaian aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi warga.


“Melalui program Minggu Kasih, kami ingin semakin dekat dengan masyarakat, mendengar aspirasi jemaat, serta membangun kebersamaan dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Papua Tengah,” ungkapnya.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua Tengah berharap kemitraan dengan gereja dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, tetapi juga berkontribusi dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan positif bagi tumbuh kembang generasi muda Papua.( FNS ).

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl