Media Jurnal Investigasi, Nabire, Papua Tengah – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menyita sejumlah senjata tajam, minuman keras (miras), serta mengamankan 15 unit sepeda motor dan tiga orang yang diduga terlibat dalam praktik perjudian togel. Penindakan tersebut dilakukan dalam razia Penyakit Masyarakat (Pekat) di depan Pos Kota, Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Oyehe, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Sabtu (17/10/2026) malam.
Razia yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu dipimpin Karo Ops Polda Papua Tengah Kombes Pol. Adnan Ratmoro bersama Dirreskrimum Polda Papua Tengah Kombes Pol. Asep Sayidi Wijaya. Petugas memeriksa pengendara serta barang bawaan untuk mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, peredaran minuman keras, perjudian, dan berbagai aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Pekat Noken 2026 yang digelar Polda Papua Tengah untuk menekan penyakit masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J. Manurung, mengatakan razia tersebut merupakan langkah preventif dan penegakan hukum terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Razia ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Pekat Noken 2026. Kami melakukan penindakan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk kepemilikan senjata tajam, peredaran minuman keras, serta aktivitas perjudian,” ujarnya.
Polisi Amankan 19 Senjata Tajam dan Sejumlah Miras
Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan pelanggaran hukum, berupa dua parang, tiga pisau, dua sangkur, satu celurit, sembilan badik, dan dua ketapel.
Dengan demikian, terdapat 17 senjata tajam dan dua ketapel yang diamankan dalam razia tersebut.
Selain itu, petugas menemukan minuman keras berupa empat botol cap tikus, dua jeriken dan 10 botol minuman keras merek BOBO, serta tiga botol bir Bintang.
Seluruh barang yang diamankan akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Sebanyak 15 Motor Diperiksa, Tiga Orang Diduga Terlibat Togel
Dalam razia yang sama, petugas turut mengamankan 15 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Kendaraan tersebut akan diperiksa lebih lanjut guna memastikan kelengkapan administrasi dan status kepemilikannya.
Polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam praktik perjudian togel. Namun, hingga keterangan resmi disampaikan, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap dugaan tindak pidana tersebut.
Henry menegaskan, pihaknya belum dapat membeberkan identitas orang yang diamankan maupun uraian lengkap perkara karena proses penyelidikan dan pendalaman masih berlangsung.
“Hari ini kami juga berhasil mengungkap dugaan peredaran togel. Untuk data lengkapnya nanti akan kami sampaikan karena saat ini masih dalam proses pendalaman oleh penyidik,” katanya.
Operasi Pekat Noken Berlanjut
Henry menegaskan, Operasi Pekat Noken 2026 merupakan bagian dari upaya Polda Papua Tengah untuk mencegah dan menindak berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Menurutnya, kepolisian akan terus melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum terhadap pelanggaran yang ditemukan selama operasi berlangsung.
“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap kepemilikan senjata tajam yang melanggar ketentuan, peredaran minuman keras, dan praktik perjudian. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Polda Papua Tengah juga mengajak masyarakat berperan aktif membantu kepolisian dengan melaporkan aktivitas mencurigakan maupun tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Melalui Operasi Pekat Noken 2026, kepolisian berharap upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyakit masyarakat dapat semakin efektif, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah tetap terjaga.
(FNS)




