Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Kondisi Bangunan SMKN 1 Talaga Sangat Memprihatinkan

jurnalinvestigasi.com
02 Februari 2024
Last Updated 2024-02-05T05:38:53Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 

Majalengka.mediajurnalinvestigasi.com- Untuk saat ini melihat dari segi kondisi daripada bangunan di SMKN 1 Talaga sangat mengkhawatirkan yang berada di kampus dua, Jl. Raya Talaga-Bantarujeg, tepatnya di Desa Mekarharja, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.


Sopandi, S. pd, M. Si selaku Wakasek bidang Sapras mengatakan bahwa itu adalah salah satu bangunannya yang sungguh sangat memprihatikan, karena terancam longsor.

Bangunan SMKN tersebut berada tepat di pinggir tebing sedalam kurang lebih 5 meter. Udin Wahyudin mengatakan dengan melihat bangunan seperti itu menyikapi dalam persoalan-persoalan yang berhubungan dengan kepentingan SMKN Talaga dengan tak kenal lelah, karena waktu melihat diantara tebing-tebing yang riskan terhadap longsor disanalah akan terjadi kerugian yang sangat besar ketika bangunan tersebut yang nilainya ratusan juta, dan ketika dilihat oleh pihak kementrian bahwa dari tanah yang miring pihak kementrian hitung tidak kurang dari 100 jt, jadi pihak SMKN Talaga menyerahkan ke komite.


" Untuk kirmir lanjutan di dua titik depan RKB, samping RPS 4.0 dan senderan penanggulangan banjir sepanjang 100 meter itu, daripada itu untuk melakukan pencegahan terjadinya longsor, pihak sekolah belum ada anggaran dari pemerintah". jelas Sopandi.


" Yang pasa akhirnya kami bergotong royong mengantisipasi dari pihak sekolah hanya bisa berinisiatif dengan memasang karung yang diisikan tanah dengan ditahan menggunakan bambu, dan juga daripada itu dalam menyiasati dengan banyaknya murid dan dengan ruang belajar kurang mencukupi, akhirnya pihak sekolah memakai mushola untuk dijadikan tempat belajar sementara." ungkap Udin Wahyudin.


Dipimpin oleh Ketua Komite H. Momon Mas’udin, BA, kondisi seperti ini, akhirnya memicu rasa keprihatinan dari para orang tua murid untuk mengambil sikap membantu memberikan bantuan kepada pihak sekolah dengan melalui proses musyawarah mufakat.


Menegaskan kembali oleh ketua Komite bahwa dirinya merasa prihatin dengan kondisi tanah dan bangunan yang ada di SMKN 1 Talaga terutama yang ada di kampus dua yang sekarang ini kondisinya ada bangunan di pinggir jurang sedalam 5 meter, kami berharap kepada pemerintah dan pihak terkait agar supaya segera mengucurkan bantuan untuk sekolah kami, juga terkait proposal yang sudah lama di ajukan pihak sekolah berharap pihak dinas terkait untuk segera merealisasikannya untuk tahun 2024 karena pihak sekolah sangat membutuhkan dengan kondisi grafis tanah bangunan yang sangat membahayakan bagi belajar mengajar siswa." pungkas Wakasek Sapras.


(Saeful misbah)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl