Indramayu, Media Jurnal Investigasi - Tak semua pengabdian terdengar lantang. Sebagian justru tumbuh dalam keheningan ruang kelas, bengkel praktik, dan lembar absensi yang diisi bertahun-tahun tanpa jeda. Dari pengabdian sunyi itulah, negara akhirnya memberi pengakuan.
Empat pendidik SMKN 1 Bongas, Kabupaten Indramayu, menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, penghargaan resmi dari Presiden Republik Indonesia yang diberikan melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Jawa Barat. Mereka yang menerima kehormatan tersebut adalah H. Iftitahul Zannah, Tarmidi, Kalidin, dan Buang.
Penghargaan ini menjadi penanda atas perjalanan panjang mereka sebagai aparatur sipil negara yang konsisten menjaga profesionalisme, loyalitas, dan integritas selama puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan kejuruan. Dalam lintasan waktu itu, keempat guru tersebut bukan hanya mengajar, tetapi turut membentuk karakter dan masa depan ribuan siswa.
Kepala SMKN 1 Bongas, Leo Bagus Saputra, S.Pd., Kor., M.Pd., menegaskan bahwa penganugerahan Satyalancana Karya Satya memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar simbol kehormatan. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bukti bahwa negara hadir dan menghargai ketulusan para pendidik yang setia menjalankan tugasnya tanpa pamrih.
“Pengabdian mereka menjadi teladan nyata bagi seluruh civitas sekolah, khususnya bagi generasi guru muda,” ujarnya.
Prosesi penganugerahan yang berlangsung di Majalengka pada Rabu, 7 Januari 2026, berlangsung khidmat dan penuh makna. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah jangka panjang yang menuntut kesabaran dan keteguhan sikap.
Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berubah, penghargaan ini menegaskan bahwa nilai-nilai dasar seperti kejujuran, kedisiplinan, dan loyalitas tetap menjadi fondasi utama aparatur negara. Satyalancana Karya Satya yang diterima empat guru SMKN 1 Bongas bukan hanya bentuk apresiasi atas masa lalu, tetapi juga pesan moral bagi masa depan pendidikan Indonesia.


