Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Komisi III DPRD Majalengka Soroti Kondisi Memprihatinkan SDN Ranji Wetan IV

admin
14 Januari 2026
Last Updated 2026-01-14T02:12:49Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


Majalengka, Media Jurnal Investigasi– Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka turun langsung meninjau kondisi SD Negeri Ranji Wetan IV pada Selasa, 13 Januari 2026.


Hasil peninjauan tersebut menunjukkan kondisi sekolah yang dinilai sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan siswa.


Dalam kunjungannya, Komisi III menemukan sejumlah kerusakan serius pada bangunan sekolah.


Plafon di beberapa ruang kelas dilaporkan sudah jebol, sementara genteng satu per satu mulai berjatuhan.


Kondisi tersebut membuat sebagian besar ruang kelas tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.


“Sekolah yang seharusnya menjadi tempat paling aman dan nyaman bagi anak-anak justru berada dalam kondisi yang menyayat hati,” ujar Ketua Komisi III H. Iing Misbahuddin, Rabu, (14/1/25).


Meski masih terdapat satu gedung yang relatif layak, namun bangunan tersebut juga mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.


Tak hanya itu, fasilitas penunjang pendidikan pun dinilai jauh dari kata memadai. Perpustakaan sekolah yang seharusnya menjadi pusat literasi sudah tidak dapat digunakan.


Lebih memprihatinkan lagi, SDN Ranji Wetan IV disebut tidak memiliki fasilitas toilet serta musholla, yang merupakan kebutuhan dasar bagi siswa dan tenaga pendidik.


Menurut Ketua Komisi III, persoalan ini bukan semata soal tampilan fisik bangunan, melainkan menyangkut aspek kemanusiaan dan hak dasar anak untuk mendapatkan lingkungan belajar yang aman dan layak.


“Atas nama kemanusiaan dan keselamatan siswa, kondisi ini tidak boleh dibiarkan lebih lama lagi,” tegasnya.


Ia pun mendesak Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk segera mengambil langkah konkret dan cepat dalam menangani persoalan tersebut.


Pihaknya mengingatkan agar pemerintah tidak menunggu hingga terjadi insiden yang membahayakan keselamatan siswa.


“Kita tidak boleh menunggu sampai ada korban jiwa atau atap ambruk menimpa siswa, baru kemudian bertindak,” pungkasnya.(*)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl