Kabupaten Bekasi, Media Jurnal Investigasi -- dinilai lamban mengatasi dan menangani banjir besar melanda Daerah yang terjadi sejak Dua pekan terakhir mulai dari lambannya proses evakuasi karena minimnya petugas maupun peralatan seperti hingga suplai bantuan makanan, minuman, serta obat obatan.
Seperti yang dialami korban banjir di di kampung Cabang dua ujung Rt.18/10.Desa Lenggah Sari Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.pada Jumat (23/1/2026). Warga keluhkan ketiadaan bahan pangan dan obat obatan karena tak bisa beraktifitas. warga juga mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah (pemkab) Bekasi. sejak mengalami bencana banjir.
“Ngapaianlah selfi sana sini, hilir mudik kesana kemari, tapi tak ada bantuan pangan dan obat-obatan yang diberikan,” ucap seorang warga yang rumahnya terdampak Banjir, yang juga warga Lingkungan Rt.18, Desa Lenggah Sari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.ketika ditemui wartawan di Rumahnya yang masih terendam air.
Ia mengaku, tak ada bantuan yang mereka terima sejak banjir melanda pemukiman mereka berakibat dia dan keluarga bersama ratusan tetangga enggan mengungsi,” tuturnya.
Dia menyampaikan harapannnya kepada pemerintah Kabupaten, dan pemerintah Propinsi Jawa Barat.
(Gubernur Jabar) pak Dedi Mulyadi.
agar memerintahkan bawahannya segera membantu masyarakat terdampak banjir.
Teriakan Rakyat kecil yang tidak memiliki bahan pangan lagi juga disampaikan puluhan emak-emak warga Desa Lenggah Sari Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Emak-emak ini mengeluhkan sakit akibat Banjir belum surut. Bantu kami pak,” jerit mereka.
“Setelah banjir parah melanda beberapa titik diantaranya kampung Cabang dua Rt.18 Desa Lenggah Sari. sudah memasuki hari ke-13, dari pengakuan warga setempat tak kunjung juga tiba bantuan dalam bentuk apapun, kondisi warga semakin memperihatinkan, diharapkan Pemkab Bekasi.dan Propinsi Jawa Barat. segera menyikapi terutama mendistribusikan makanan, pakaian serta obat-obatan.
( Mahudin )



