Timika,Media Jurnal Investigasi- Sebuah video berdurasi 49 detik yang beredar luas di berbagai grup WhatsApp pada Senin (12/1/2026) memperlihatkan sejumlah aparat keamanan mengamankan Bupati Mimika Johannes Rettob, ke dalam mobil taktis Barracuda.
Video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu perhatian publik di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bupati Mimika Johannes Rettob datang langsung ke Distrik Kwamki Narama untuk menyelesaikan konflik antarkelompok warga yang telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan terakhir.
Konflik berkepanjangan tersebut dilaporkan telah menelan korban jiwa sebanyak 11 orang meninggal dunia, serta menimbulkan keresahan dan gangguan keamanan bagi masyarakat setempat.
Kehadiran Bupati Mimika di lokasi konflik disebut sebagai upaya pemerintah daerah untuk meredam eskalasi kekerasan dan mendorong penyelesaian damai antara kelompok-kelompok yang bertikai.
Namun, situasi keamanan yang dinilai belum sepenuhnya kondusif membuat aparat keamanan melakukan pengamanan ketat, termasuk mengevakuasi bupati menggunakan kendaraan lapis baja.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Mimika maupun aparat keamanan terkait detail kronologi pengamanan tersebut.
Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan penjelasan guna menghindari simpang siur informasi di tengah masyarakat. Sementara sesuai informasi yg di dapat Awak media ini bahwa, di duga kejadian tersebut terjadi akibat pihak Yang berwajib tetap membawa kembali beberapa tahanan yg di duga melanggar hukum akibat perang suku tersebut ke Polres Mimika. Sementara warga maunya tahanan tersebut di bebaskan karena sudah ada kesepakatan damai yg sudah di tanda tangani bersama.
( WY).


