INDRAMAYU, Media Jurnal Investigasi – Pemerintah Desa Pranti, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, menggelar tradisi adat Mapag Sri atau pesta panen pada Selasa, 14 April 2026, sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen padi yang melimpah sekaligus upaya melestarikan budaya leluhur.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kuwu Desa Pranti, Yogi Nandi Pratama, bersama Ibu Kuwu Dian Utami, serta pamong desa setempat dan masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Mapag Sri menjadi momentum penting bagi masyarakat agraris, tidak hanya sebagai ungkapan syukur, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memanjatkan doa agar musim tanam berikutnya kembali menghasilkan panen yang baik.
Dalam kesempatan itu, Kuwu Yogi Nandi Pratama menyampaikan harapannya agar tradisi ini terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya lokal.
Puncak acara dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional Wayang Purwa yang dibawakan oleh grup Langen Kusuma Putra, menghadirkan nuansa budaya yang kental dan sarat makna.
Pertunjukan tersebut dipimpin oleh dalang kondang Rusmanto H. Tomo Putra dari Desa Lohbener (Celeng), yang dikenal dengan kepiawaiannya dalam membawakan lakon pewayangan.
Suasana semakin semarak dengan penampilan para sinden ternama, di antaranya Hj. Duniawati, Nunung Alvi, dan Dewi Sintya, yang menyuguhkan alunan suara merdu sepanjang pagelaran.
Selain dapat disaksikan secara langsung, masyarakat juga dapat mengikuti jalannya acara melalui kanal YouTube Langen Kusuma Putra serta media sosial Facebook Kidalang Rusmanto yang disediakan oleh panitia.


