Kabupaten Bekasi - Warga Desa Pantai Harapanjaya (PHJ) Keluhkan, Ratusan Patok Beton Di duga Siluman Berdiri Tegak Di Lahan Permukiman di lima kp. tepat nya di Dusun ll. Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi provinsi Jawa Barat (04/04/26).
Dikatakan Nurdin (40). Warga kp Sungai Keramat RT 001/011. Keluhkan banyaknya patok berdiri tegak disepanjang permukiman warga yang diduga siluman. Tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu ke warga maupun RT RW setempat saat pelaksanaan kegiatan pematokan yang dilakukan oleh pelaksana maupun pekerja, kami sebagai warga tanda tanya peruntukannya kata Nurdin,
Terpisah Haji Rohman, warga kp Utan Gedong. Pada hari Jumat kemarin ada kisaran 10 orang pekerja menurunkan patok beton dari mobil pickup. Dilahan tanah garapan saya. Lalu saya tegur. Atas perintah siapa. Dan peruntukannya apa.
"Tidak ada yang bisa menjawab saat saya tanya. ada salah satu pekerja menjawab. Saya hanya pekerja pak cetus pekerja kepada saya. Selain pekerja. saya bertanya kepada ketu RT RW dan Kadus. Beliau pun tidak mengetahui ada kegiatan pematokan selama ini. jelas ini siluman Ujar H. Rohman saat dikonfirmasi oleh awak media dikediaman rumahnya,
Lanjut H. Rohman, saya perlu kejelasannya dan peruntukannya terkait ratusan patok Beton yang sudah berdiri tegak dipermukiman warga dilima kp tepatnya di dusun ll apalagi sekarang akan mulai mengerjakan pematokan di lahan garapan saya sendiri. Saya tidak akan menghambat. walau memang itu program dari pemerintah daerah maupun pusat.
Harapan saya. pelaksana kegiatan pematokan harus ada sosialisasi ke pemerintah desa terlebih dahulu. dan terutama pada warga sekitar yang lahannya mungkin terkena koordinat di lima kp jelasnya,
Siap bang. Saya sebagai ketua RW tidak mengetahui terkait adanya kegiatan pematokan yang sudah berjalan hampir dua bulan. Banyak warga juga yang bertanya kepada saya soal lahannya yang saat ini sudah ada patok beton. Kalau untuk hari ini kegiatan pematokan tersebut tidak terlihat. Kalau memang ada saya akan hentikan sementara. Saya juga beban moral sama warga.
(Red)

