KUNINGAN||MEDIA JURNAL INVESTIGASI– Perubahan zaman menghadirkan tantangan baru bagi dunia jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi digital, Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Provinsi Jawa Barat menjadikan Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat idealisme, integritas, dan profesionalisme insan pers.
Selama dua hari, 27–28 Juni 2026, para pengurus dan perwakilan DPC AWI se-Jawa Barat berkumpul di Kabupaten Kuningan untuk merumuskan arah organisasi sekaligus memilih kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa AWI semakin adaptif terhadap perkembangan media.
Musda turut dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Ketua Umum AWI, Plt. Ketua DPD AWI Jawa Barat, serta berbagai unsur mitra organisasi yang memberikan dukungan terhadap penguatan peran pers dalam kehidupan demokrasi.
Dalam forum tersebut dibahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, penyusunan program kerja, serta strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan agar mampu menghadirkan karya jurnalistik yang berimbang, faktual, dan berpihak kepada kepentingan publik.
Ucapan selamat atas penyelenggaraan Musda juga disampaikan Ketua DPC AWI Kabupaten Majalengka, Abdullah. Ia berharap forum tersebut melahirkan pemimpin yang visioner dan mampu mempererat soliditas organisasi.
"Kami berharap Musda ini menjadi awal lahirnya semangat baru bagi seluruh anggota AWI untuk terus menjaga profesionalisme, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta menjadi mitra pembangunan melalui pemberitaan yang objektif dan mencerdaskan masyarakat," ungkap Abdullah.
Bagi AWI, Musda bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan ikhtiar bersama untuk memastikan bahwa pers tetap berdiri sebagai penjaga nurani publik. Sebab di tengah derasnya informasi, kepercayaan masyarakat hanya akan lahir dari jurnalisme yang jujur, independen, dan bertanggung jawab.**

