Bekasi-Jurnal Investigasi-Suasana penuh haru dan gembira menyelimuti halaman SDN Jayabakti 01 Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi dalam kegiatan Pelepasan kelulusan kelas VI dan Kenaikan kelas Siswa dari kelas 1 sampai kelas V yang berlangsung begitu meriah. Acara ini menjadi momen istimewa bagi seluruh siswa, guru, dan wali murid dalam menutup perjalanan belajar siswa kelas VI.
Acara berlangsung begitu meriah. Hadir dalam kegiatan tersebut, ketua korwil kecamatan Cabangbungin, kepala desa Jayabakti, RT, RW, Kepala Sekolah, dewan guru, Komite, orang tua siswa, serta para tamu undangan lainnya.
Berbagai penampilan seni ditampilkan oleh para siswa, mulai dari tari tradisional, salah satunya tarian khas jawa barat tari Jaipong, menyanyi, membacakan puisi, hingga pertunjukan kreatif lainnya yang berhasil menghibur para tamu yang hadir.
Kegiatan ini menjadi motivasi bagi para siswa yang naik kelas dari kelas 1 sampai kelas V serta memberikan semangat bagi para siswa yang lulus untuk meraih cita-cita dan mengukir prestasi di masa depan.
Kepala sekolah (Kepsek) SDN Jayabakti 01. Rusmini SPd, Sd, Ia menjelaskan bahwa kegiatan pelepasan dan kenaikan kelas ini terlaksana berkat kekompakan para Guru siswa dan dukungan penuh dari para wali murid.
”Kegiatan ini dapat terselenggara berkat partisipasi dan dukungan dari seluruh orang tua siswa. Saya bersyukur acara ini berjalan dengan lancar dan kondusif,” katanya. Jumat (27/06/2026).
Rusmini pun sangat bangga sekaligus haru atas kelulusan para siswa tahun ini sebanyak 39 siswa yang lulus. Pihak sekolah berharap bekal ilmu dan karakter yang selama ini diajarkan dapat menjadi fondasi kuat bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
”Kami para guru sangat bangga melihat anak-anak bisa menyelesaikan studi dengan baik. Kami berharap mereka tidak hanya mengejar prestasi akademik di jenjang berikutnya, tetapi juga tetap menjaga akhlak dan nama baik almamater di mana pun mereka berada,”harapan Kepsek SDN Jayabakti 01 Rusmini Spd Sd.
Acara pelepasan ini dipungkasi dengan prosesi bersalam-salaman antara guru, siswa, dan para orang tua murid sebagai simbol pelepasan yang penuh kehangatan, dan foto bersama sebagai simbol kenangan.
(Iyus/Kastelo).


