MAJALENGKA , Media Jurnal Investigasi-
Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Bupati Majalengka, Eman Suherman bersama Dandim 0617 Majalengka, Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto , meninjau langsung pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Kegiatan ini berlangsung di Klinik KIAS Kodim 0617/Majalengka pada Kamis (2/72026).
Kegiatan pelayanan KB ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama berbagai pihak terkait. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan reproduksi yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Majalengka.
Bupati Majalengka, Eman Suherman menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang tinggi atas antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa.
"Kami awalnya agak sedikit pesimis barangkali partisipasi rakyat atau masyarakat untuk ikut MOW ini jarang. Tapi ternyata luar biasa, membeludak! Bahkan kuota kita sampai overload. Dan yang lebih hebat lagi, di samping MOW, ternyata banyak juga MOP yang diikuti oleh laki-laki," ujar Bupati.
Bupati menambahkan bahwa program KB saat ini telah mengalami pergeseran paradigma yang sangat positif di tengah masyarakat. Jika dahulu program KB terkesan dipaksa atau diminta oleh pemerintah, saat ini kesadaran masyarakat telah tumbuh secara mandiri. Banyak warga yang mendaftar dari jauh-jauh hari, bahkan tidak sedikit pula yang melakukan pelayanan KB mandiri ke dokter-dokter umum karena KB sudah menjadi tren kebutuhan untuk merencanakan keluarga.
Dampak positif dari tingginya partisipasi masyarakat ini sangat terasa pada pengendalian jumlah penduduk. Saat ini, laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Majalengka berhasil ditekan dan bertahan di bawah angka 1%, tepatnya berada di angka 0,77%.
Melalui pelayanan KB yang optimal ini, Eman Suherman berharap dapat terus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, bahagia, dan berkualitas. Langkah ini juga menjadi pilar penting dalam berkontribusi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju visi besar Majalengka Langkung Sae.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Majalengka, Gun gun Mochamad Dharmadi menambahkan kegiatan ini kerjasama dengan BKKBN Jabar dan jumlah pendaftar yang datang jauh melebihi kalkulasi awal pihak panitia.
Target awal untuk pelaksanaan pelayanan MOW dan MOP kali ini sebenarnya hanya dipatok sebanyak 250 orang. Namun, pada pelaksanaannya, jumlah warga yang berpartisipasi melonjak tajam hingga menembus angka 300 orang.
" Secara rinci, lonjakan signifikan terjadi pada kelompok peserta perempuan yang mengikuti MOW, di mana posisinya melebihi target hingga lebih dari 230 orang. Kabar yang tidak kalah menggembirakan datang dari partisipasi kaum pria; peserta MOP (Metode Operasi Pria) tercatat sukses melampaui kuota awal sebanyak 26 orang," jelasnya.
Komentar dan Tanggapan Warga.
Menanggapi program pelayanan KB MOW dan MOP tersebut, Sumiati (36 tahun), Warga Cigasong (Peserta MOW) mengaku terbantu dengan adanya program MOW gratis ini.
"Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan adanya pelayanan MOW gratis ini di Klinik Kodim. Awalnya sempat takut, tapi setelah mendapat penjelasan dari petugas dan melihat banyak ibu-ibu lain yang ikut, saya jadi tenang. Ini pilihan terbaik bagi saya dan suami untuk menjaga kesehatan dan fokus mengurus tiga anak yang sudah ada."ujarnya.
Sementara Dadang (42 tahun), Warga Kadipaten (Peserta MOP) merasa senang dengan adanya pelayanan KB bagi laki - laki.
"Kini zamannya sudah berubah, KB bukan cuma urusan istri saja. Saya memilih ikut MOP (vasektomi) karena ingin berbagi tanggung jawab dengan istri yang sudah sering pakai alat kontrasepsi lain dan sering mengeluh tidak cocok. Prosesnya ternyata cepat dan tidak seseram yang dibayangkan. Semoga makin banyak para suami yang tidak ragu lagi untuk ikut MOP."ungkap Dadang.
Ganjar


