Indramayu, Media Jurnal Investigasi — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (PERPADI) Kabupaten Indramayu resmi dikukuhkan. Oktavian Gatra Barbehen Sagala dipercaya memimpin organisasi tersebut sebagai Ketua DPC PERPADI Kabupaten Indramayu.
Pengukuhan berlangsung di Resto and Cafe Birubhi, Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat peran pengusaha penggilingan padi dalam mendukung perkembangan industri perberasan di daerah.
Pemerintah Kabupaten Indramayu mendorong pelaku usaha penggilingan padi tidak hanya berperan dalam proses produksi beras, tetapi juga ikut mengembangkan sektor hilir.
Hilirisasi dinilai penting agar hasil produksi pertanian tidak berhenti pada gabah, tetapi dapat diolah menjadi produk beras dengan kualitas dan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Upaya tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas beras, efisiensi proses penggilingan, pemanfaatan teknologi serta pengelolaan usaha yang lebih profesional.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, PERPADI Indramayu diharapkan mampu menjadi wadah komunikasi bagi para pengusaha penggilingan padi sekaligus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengembangkan industri perberasan.
Ketua DPC PERPADI Kabupaten Indramayu, Oktavian Gatra Barbehen Sagala, mendapat tanggung jawab untuk membawa organisasi tersebut semakin aktif dalam membangun komunikasi dengan pemerintah, petani dan pelaku usaha lainnya.
Kolaborasi tersebut dinilai penting mengingat Indramayu merupakan salah satu daerah penghasil padi yang memiliki peran dalam mendukung kebutuhan beras nasional.
Keberadaan pengusaha penggilingan padi juga memiliki posisi penting dalam rantai produksi beras, mulai dari pengolahan gabah hingga menghasilkan beras yang siap dipasarkan.
Melalui organisasi PERPADI, para pengusaha diharapkan dapat meningkatkan kemampuan usaha, mengikuti perkembangan teknologi dan menciptakan proses penggilingan yang lebih efisien.
Modernisasi industri perberasan juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk beras asal Indramayu.
Selain itu, penguatan sektor hilir diharapkan mampu memberikan nilai tambah terhadap hasil pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang perberasan.
Pengukuhan DPC PERPADI Indramayu menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, petani dan pengusaha penggilingan padi.
Dengan kepengurusan baru tersebut, PERPADI Indramayu diharapkan dapat menjalankan perannya tidak hanya sebagai organisasi pengusaha, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun industri perberasan yang lebih modern, profesional dan berdaya saing.
( Ade Nur )


