Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

KILL DPP LPM KALBAR BERSAMA LASKAR PUAN MELAYU BAGIKAN MASKER, WUJUD SOLIDARITAS DI TENGAH ANCAMAN KARHUTLA

Muhamat supandi
23 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-23T13:09:20Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates



PONTIANAK — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghantui Kota Pontianak dan sejumlah wilayah di Kalimantan Barat. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kesehatan, khususnya risiko gangguan saluran pernapasan dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).


Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, Komando Inti Laskar Lapangan (KILL) DPP Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat, di bawah komando Afriansyah (AFF) selaku Komandan KILL, bersama Laskar Puan Melayu, turun langsung melakukan aksi solidaritas kemanusiaan dengan membagikan masker kepada pengendara sepeda motor maupun pejalan kaki.


Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Minggu, pukul 16.00 WIB, di kawasan Bundaran Tugu Digulis Universitas Tanjungpura, Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan salah satu titik dengan aktivitas masyarakat dan lalu lintas yang cukup tinggi.


Aksi ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang tetap harus menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla.


Selain jajaran KILL DPP LPM Kalbar dan Laskar Puan Melayu, aksi sosial tersebut juga diikuti oleh Panglima muda DPD LPM Kota Pontianak, Ishak, yang turut turun langsung membagikan masker kepada masyarakat.


Kehadiran Ishak memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen LPM Kalbar dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap akibat karhutla.


«“Ini adalah bentuk solidaritas kami kepada masyarakat. Ketika masyarakat mulai merasakan dampak asap, kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Masker mungkin sederhana, tetapi kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah hal yang sangat penting,” tegas Afriansyah (AFF).»


Kota Pontianak menjadi salah satu wilayah yang terdampak kabut asap. Ancaman karhutla menjadi perhatian serius karena persoalan tersebut membutuhkan langkah pencegahan yang kuat, pengawasan serius, serta kerja sama seluruh pihak.


Afriansyah menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak cukup dilakukan setelah asap menyelimuti kota. Pencegahan harus dilakukan sejak awal, pengawasan terhadap kawasan rawan harus diperketat, dan semua pihak harus mengambil peran dalam melindungi lingkungan serta kesehatan masyarakat.


«“Jangan menunggu korban bertambah dan masyarakat mengalami gangguan kesehatan baru kita bergerak. Pencegahan harus menjadi langkah utama. Keselamatan rakyat tidak boleh dikesampingkan,” tambahnya.»


Sementara itu, Panglima muda DPD LPM Kota Pontianak, Ishak, menegaskan bahwa aksi pembagian masker tersebut merupakan wujud nyata kehadiran organisasi di tengah masyarakat.


«“Kita hadir bukan hanya untuk membagikan masker, tetapi juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga kesehatan. Di tengah kabut asap seperti ini, kepedulian terhadap sesama sangat diperlukan. Jangan sampai kita menganggap kondisi ini sebagai hal biasa, karena dampaknya bisa mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia,” ujar Ishak.»


Ia menambahkan, solidaritas sosial harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi situasi yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan.


Dalam aksi tersebut, Rio, salah seorang anggota Komando Inti Laskar Lapangan (KILL), juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat, terutama para pengendara sepeda motor yang setiap hari beraktivitas di jalan dan lebih rentan terpapar udara tercemar.


«“Kami berpesan kepada seluruh pengendara dan masyarakat, apabila melakukan aktivitas di luar rumah tetap gunakan masker. Jangan menunggu sakit baru peduli. Lebih baik mencegah sejak sekarang, karena kesehatan adalah yang utama,” ujar Rio.»


Ia mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, saling mengingatkan, serta memberikan perhatian khusus kepada anak-anak, lansia, dan kelompok masyarakat yang rentan mengalami gangguan pernapasan.


«“Masker adalah salah satu bentuk perlindungan sederhana. Mari bersama-sama menjaga diri, menjaga keluarga, dan peduli terhadap sesama di tengah ancaman kabut asap akibat karhutla,” tegasnya.»


Melalui aksi pembagian masker tersebut, KILL DPP LPM Kalbar di bawah komando Afriansyah (AFF), bersama Laskar Puan Melayu dan jajaran DPD LPM Kota Pontianak, berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa menghadapi karhutla bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, melainkan membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.


Karhutla bukan sekadar persoalan api dan asap. Di balik kabut yang menyelimuti langit Pontianak, ada kesehatan masyarakat yang harus dilindungi. Solidaritas harus hadir, kepedulian harus bergerak, dan pencegahan harus dilakukan sebelum dampaknya semakin luas.


Aksi pembagian masker di Bundaran Tugu Digulis ini menjadi pesan bahwa organisasi masyarakat harus hadir dan bergerak bersama rakyat. Ketika masyarakat menghadapi ancaman, kepedulian tidak boleh tinggal diam.


Sumber komndan kill/ m.supandi...

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl