Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Jefry Romdonny: MBG merupakan pengejawantahan Sila dalam pancasila

Redaktur
25 September 2026
Last Updated 2026-09-25T02:57:26Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


MAJALENGKA, Media Jurnal Investigasi– Anggota MPR RI Dr. Jefry Romdonny Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama para relawan Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) di Kabupaten Majalengka. Didampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Majalengka Dinar Tisnawati, pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan mental bagi para relawan yang belakangan merasa resah akibat gempuran pemberitaan negatif dan kasus keracunan yang viral di media.


Dalam pembukaannya, Dr. Jefry Romdonny menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar pembagian makanan, melainkan wujud nyata penegakan nilai-nilai Pancasila, khususnya Sila ke-2 dan Sila ke-5.


"Mengatasi stunting dan gizi buruk adalah pemenuhan hak paling mendasar setiap anak untuk tumbuh kembang secara layak tanpa diskriminasi, sesuai amanat Sila ke-2, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Selain itu, program ini juga mencerminkan Sila ke-5, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, melalui pemerataan akses pangan bergizi hingga ke pelosok desa serta pemberdayaan UMKM, petani, dan nelayan lokal dalam semangat gotong royong," ujar Jefry.


Memahami rasa kecewa dan lelah secara mental yang dialami para relawan SPPG ketika niat tulus dan kerja keras mereka di lapangan tersudutkan oleh narasi media, Dr. Jefry memberikan dorongan semangat dan mengimbau para relawan untuk tidak berkecil hati.


Untuk menyikapi situasi tersebut, Dr. Jefry Romdonny menyampaikan beberapa pesan dan arahan strategis bagi para relawan. Pertama, Relawan diminta tetap berfokus pada hasil konkret di lapangan. Senyum anak-anak penerima manfaat, perbaikan gizi yang terukur, serta perputaran ekonomi warga sekitar adalah bukti nyata yang tidak bisa dihapuskan oleh narasi atau pemberitaan negatif.


Kedua, jika terdapat berita yang memuat fakta kurang baik di lapangan—seperti bahan makanan yang rusak atau keterlambatan distribusi—hal tersebut harus dijadikan alarm bersama untuk memperketat quality control di setiap dapur dan posko pelayanan.


Ketiga, relawan didorong untuk aktif mendokumentasikan kerja keras dan cerita positif di lapangan secara transparan. Melalui media sosial atau kanal komunitas, tunjukkan proses kebersihan, standar kecukupan gizi, serta kebahagiaan para penerima manfaat.


Keempat, relawan diminta saling menguatkan antar-sesama relawan menjadi kunci utama. Menjaga semangat persatuan dan memegang teguh tujuan awal program jauh lebih penting ketimbang terjebak dalam polemik media.


Melalui pertemuan ini, diharapkan para relawan SPPG Kabupaten Majalengka dapat kembali bangkit, semakin solid, dan terus menjalankan tugas mulia demi mencetak generasi penerus bangsa yang sehat dan bergizi baik.


Ganjar 

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl