Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Koops TNI Habema Amankan Balamai Atas, Empat Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas

Wempie Yance
25 September 2026
Last Updated 2026-09-25T08:56:23Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 

Media Jurnal Investigasi – Papua Tengah. Satgas Koops TNI Habema melalui personel Yonif 315/Garuda bersama Tim Taipur melaksanakan pengamanan wilayah di Kampung Balamai Atas, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (25/9/2026).


Pengamanan tersebut dilakukan setelah aparat memperoleh informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata OPM Kodap VIII/Intan Jaya yang disebut dipimpin Daniel Aibon Kogoya di sekitar wilayah tersebut.


Personel kemudian melakukan pengecekan dan pemantauan guna memastikan kondisi keamanan sekaligus mencegah adanya ancaman terhadap masyarakat di sekitar lokasi.


Dalam pelaksanaan pengamanan, terjadi kontak senjata antara personel Satgas Koops TNI Habema dengan kelompok bersenjata. Berdasarkan laporan sementara yang diterima dari lapangan, empat anggota kelompok tersebut dilaporkan meninggal dunia.


Dua orang ditemukan di sekitar lokasi kejadian, sementara dua lainnya dilaporkan jatuh ke area jurang saat kontak senjata berlangsung.


Selain itu, personel Satgas mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian. Berdasarkan identifikasi awal, barang tersebut terdiri dari satu pucuk senjata SS2 V1, satu senjata api laras panjang yang dilengkapi alat bidik Trijicon, 50 butir munisi kaliber 5,56 milimeter, satu magazen SS2 V1, alat komunikasi, telepon seluler, serta sejumlah perlengkapan lapangan lainnya.


Seluruh barang temuan tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.


Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., menegaskan bahwa setiap pelaksanaan tugas di lapangan harus dilakukan secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum.


Menurutnya, keselamatan masyarakat tetap menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan operasi keamanan.


“Ketegasan terhadap ancaman dan perlindungan terhadap masyarakat harus berjalan bersama. Setiap tindakan prajurit harus terukur, selektif, profesional, dan tetap menghormati nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Brigjen TNI Riyanto.


Ia menambahkan, tujuan pengamanan bukan semata-mata menangani gangguan keamanan, tetapi juga menciptakan kondisi yang memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman.


“Warga dapat kembali berkebun dan bekerja, anak-anak bersekolah, pelayanan kesehatan dan pemerintahan berjalan, serta kehidupan adat dan keagamaan berlangsung dengan aman,” katanya.


Pangkoops juga mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di kawasan hutan dan pegunungan untuk meninggalkan kekerasan dan kembali kepada keluarga serta masyarakat.


“Kepada saudara-saudara kita yang masih berada di luar kampung, jalan untuk kembali selalu terbuka. Kembalilah kepada keluarga, masyarakat, dan kampung halaman. Mari kita bangun Papua bersama,” ujarnya.


Ia menilai keberanian tidak hanya ditunjukkan melalui penggunaan senjata, tetapi juga melalui pilihan untuk menghentikan kekerasan dan kembali menjalani kehidupan bersama masyarakat.


Koops TNI Habema menyatakan akan terus melaksanakan pengamanan wilayah sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang memungkinkan aktivitas masyarakat kembali berlangsung secara normal.


Bagi Koops TNI Habema, keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari kemampuan mengendalikan ancaman, tetapi juga dari terciptanya ruang aman bagi masyarakat untuk bekerja, anak-anak belajar, keluarga berkumpul, serta kehidupan sosial, adat dan keagamaan dapat berlangsung dengan baik.


 ( W Y)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl