Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Kapolda Cup I 2026 Resmi Bergulir, 36 Tim SMP se-Nabire Berebut Gelar Juara

Ferry Nelson Saily
14 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-14T11:50:47Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 

Media Jurnal Investigasi, Nabire, Papua Tengah — Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup I Tahun 2026 tingkat SMP se-Kabupaten Nabire resmi bergulir. Sebanyak 36 tim pelajar dari berbagai sekolah mengikuti kompetisi yang dibuka langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, di Lapangan Polairud Polres Nabire, Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Rabu (14/10/2026).


Pembukaan turnamen tersebut turut dihadiri Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah, delapan Kapolres se-Papua Tengah, serta Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari.


Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, dalam sambutannya mengapresiasi panitia penyelenggara, pihak sekolah, guru, pelatih, dan seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi tersebut.


Menurut Jermias, turnamen ini berawal dari aspirasi masyarakat, khususnya kalangan anak muda di wilayah timur Kabupaten Nabire yang dikoordinasikan oleh Rexsi Rumakiek.


“Turnamen ini dapat terlaksana berkat aspirasi masyarakat, khususnya anak-anak muda di wilayah timur Nabire yang dikoordinasikan oleh Rexsi Rumakiek. Ini merupakan hal yang luar biasa. Mimpi untuk menghadirkan turnamen seperti ini akhirnya dapat terwujud,” ujar Jermias.


Ia menjelaskan, penyelenggaraan Kapolda Cup I merupakan bentuk kepedulian kepolisian dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan, khususnya di bidang olahraga sepak bola.


“Turnamen ini merupakan wadah kepedulian kepolisian untuk memberikan ruang bagi anak-anak di usia emas agar dapat mengembangkan bakat, khususnya di bidang olahraga,” katanya.


Jermias mengaku bangga melihat antusiasme para pelajar yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Kehadiran 36 tim, menurutnya, menunjukkan besarnya minat pelajar SMP di Kabupaten Nabire terhadap olahraga sepak bola.


“Pesertanya ada 36 tim. Artinya, sekitar 80 persen sekolah di Kabupaten Nabire ikut berpartisipasi dalam turnamen ini. Saya bangga melihat tingginya minat terhadap sepak bola, khususnya di kalangan anak-anak kita,” ungkapnya.

Dorong Lahirnya Pesepak Bola Profesional


Lebih dari sekadar kompetisi, Kapolda berharap Kapolda Cup I menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet usia dini sekaligus membuka peluang bagi lahirnya pesepak bola berbakat dari Papua Tengah.


Ia mencontohkan Senegal sebagai salah satu negara yang dinilainya berhasil mengembangkan potensi pemain muda. Menurutnya, keberhasilan mencetak atlet berkualitas membutuhkan pembinaan yang terarah, kompetisi berkelanjutan, serta kesempatan yang luas bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan.


“Kita harus belajar dari negara-negara yang berhasil mengembangkan pemain mudanya. Kalau kita menyiapkan wadah yang baik bagi anak-anak, memberikan kesempatan untuk berkompetisi, dan melakukan pembinaan secara berkelanjutan, saya yakin kita juga bisa melahirkan pemain profesional. Mengapa kita tidak bisa? Kita pasti bisa, asalkan mempersiapkannya dengan baik,” tegasnya.


Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan bakat para peserta, Jermias mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Papua Football Academy di Mimika.


Ia berharap ke depan tim pencari bakat atau talent scouting dari akademi tersebut dapat dihadirkan ke Nabire untuk memantau kemampuan para pemain yang berlaga dalam turnamen.


“Saya minta adik-adik semua mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Bermainlah dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan bakat kalian. Ke depan, saya akan berupaya menghadirkan tim pencari bakat dari Papua Football Academy di Mimika ke Nabire untuk melihat potensi anak-anak kita. Siapa tahu, dari turnamen ini ada pemain yang terpilih untuk dibina menjadi pemain profesional,” ujarnya.


Sportivitas dan Persaudaraan Jadi Prioritas


Di samping mendorong prestasi, Kapolda juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga sportivitas dan menjadikan turnamen sebagai sarana mempererat persaudaraan antarpelajar.


Ia menegaskan bahwa kompetisi olahraga harus berlangsung secara sehat dan tidak menjadi pemicu perselisihan, baik antarsekolah maupun antarindividu pemain.


“Kemenangan memang penting, tetapi persaudaraan, kedisiplinan, dan sikap saling menghormati jauh lebih penting. Saya minta adik-adik bermain dengan menjunjung tinggi sportivitas dan tidak menjadikan turnamen ini sebagai sumber perselisihan,” pesannya.


Jermias juga meminta para wasit memimpin pertandingan secara profesional, adil, dan tegas agar seluruh rangkaian kompetisi berlangsung aman, tertib, dan lancar.


“Jika ada persoalan di lapangan, percayakan sepenuhnya kepada wasit dan juri,” katanya.


Panitia Harap Pemerintah Perhatikan Fasilitas Olahraga


Sementara itu, Ketua Panitia Kapolda Cup I 2026, Rexsi Rumakiek, menyampaikan kebanggaannya karena wilayah pinggiran Nabire, khususnya Distrik Teluk Kimi, dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen tingkat SMP tersebut.


Menurut Rexsi, pelaksanaan turnamen ini menjadi momentum penting bagi generasi muda di wilayah timur Nabire untuk memperoleh ruang berkompetisi dan menunjukkan kemampuan di bidang sepak bola.


“Terlaksananya turnamen ini membuat anak-anak muda dan panitia merasa sangat bangga, khususnya masyarakat di wilayah pinggiran Kota Nabire. Kami merasa diperhatikan dan diberikan kepercayaan. Ini merupakan momen yang sudah lama kami tunggu karena sangat penting bagi pelajar dan masyarakat dari Teluk Kimi, Makimi, Moora, Napan, hingga Wapoga,” ujarnya.


Rexsi juga berpesan kepada seluruh peserta agar tidak menjadikan hadiah, trofi, maupun medali sebagai tujuan utama. Ia berharap setiap pemain memanfaatkan kompetisi tersebut untuk menunjukkan kualitas teknik, kemampuan, dan semangat dalam bermain sepak bola.


“Ini adalah sejarah karena turnamen tingkat sekolah seperti ini dapat terlaksana di ibu kota Provinsi Papua Tengah. Karena itu, jangan hanya melihat besarnya hadiah. Tunjukkan kualitas dan kemampuan kalian agar kelak ada di antara adik-adik yang bisa bermain di klub sepak bola Tanah Air,” tegasnya.


Selain menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan pihak yang mendukung kegiatan tersebut, Rexsi turut menyuarakan kebutuhan akan fasilitas olahraga yang memadai bagi pembinaan atlet muda.


Selama ini, ia memanfaatkan Lapangan Polairud Polres Nabire untuk melatih anak-anak usia dini melalui sekolah sepak bola (SSB) yang dibentuknya.


Ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian nyata terhadap pengembangan olahraga, terutama melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak.


“Mumpung ada perwakilan pemerintah saat ini, ada hal yang ingin kami sampaikan. Kami tidak meminta uang, tetapi kami meminta perhatian dari pemerintah. Tolong perhatikan kami. Kami membutuhkan fasilitas olahraga yang baik dan layak,” ungkap Rexsi.

Hadiah Puluhan Juta Rupiah Menanti Para Juara


Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup I Tahun 2026 tingkat SMP se-Kabupaten Nabire memperebutkan piala bergilir, piala tetap, medali, serta piagam dari Kapolda Papua Tengah.


Panitia juga menyiapkan uang pembinaan bagi empat tim terbaik. Juara pertama akan menerima Rp25 juta, juara kedua Rp20 juta, juara ketiga Rp15 juta, dan juara keempat Rp10 juta.


Selain penghargaan untuk tim, panitia menyediakan apresiasi individual bagi tiga pemain terbaik, yakni Pemain Terbaik, Kiper Terbaik, dan Top Skor. Masing-masing penerima penghargaan akan memperoleh uang pembinaan sebesar Rp2 juta beserta piala.


Melalui penyelenggaraan Kapolda Cup I 2026, diharapkan semakin banyak pelajar di Nabire memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, membangun kedisiplinan, serta merintis masa depan di dunia sepak bola.


Turnamen ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, sekolah, pelatih, dan masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga. ( FNS )

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl