Media Jurnal Investigasi, Timika, Papua Tengah. — Pengawasan terhadap penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Mimika terus dilakukan guna memastikan Pertalite dan Biosolar disalurkan sesuai peruntukannya dan tidak disalahgunakan.
Hal tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Timika Jaya, Aipda Budiman, S.H., bersama jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika saat melakukan monitoring di SPBU SP2, Jalan Cenderawasih, Kelurahan Timika Jaya, Distrik Mimika Baru, Kamis (8/10/2026).
Monitoring berlangsung selama dua jam, mulai pukul 10.30 hingga 12.30 WIT. Pengawasan difokuskan pada proses penyaluran BBM bersubsidi, khususnya untuk memastikan tidak terdapat praktik yang berpotensi menyebabkan penyalahgunaan subsidi pemerintah.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang mengisi BBM bersubsidi. Pengawasan juga diarahkan untuk mendeteksi penggunaan tangki modifikasi yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembelian atau penyaluran BBM subsidi secara tidak sesuai ketentuan.
Hasil pemantauan menunjukkan, pada penyaluran Pertalite untuk kendaraan roda empat, petugas tidak menemukan kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi.
Pengawasan kemudian dilanjutkan terhadap penyaluran Biosolar untuk kendaraan roda enam. Dari hasil pengecekan, petugas juga tidak menemukan kendaraan dengan tangki modifikasi.
Koordinator Pengawasan Dinas Perindag, Manius Liling Manakka, S.Sos., bersama Pelaksana Lapangan Verdiban Saleng, S.E., M.Si., serta staf Dinas Perindag Maikel Bawan, S.T., Kartini Ginting dan Zet turut terlibat dalam kegiatan pengawasan tersebut.
Aipda Budiman mengatakan, monitoring dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan BBM yang mendapat subsidi pemerintah benar-benar tersalurkan kepada masyarakat dan kelompok pengguna sesuai peruntukannya.
Selain mengantisipasi potensi penyalahgunaan dan penimbunan, pengawasan di SPBU juga dilakukan untuk menjaga agar proses distribusi BBM bersubsidi berjalan tertib dan tidak menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, proses penyaluran Pertalite dan Biosolar di SPBU SP2 berjalan aman dan terkendali. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan penggunaan tangki modifikasi pada kendaraan yang dipantau.
Pengawasan secara langsung di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan subsidi BBM tepat sasaran, mencegah penyalahgunaan, serta menjaga kelancaran distribusi BBM bersubsidi bagi masyarakat di Kabupaten Mimika. (FNS)



