Media Jurnal Investigasi, Nabire Papua Tengah– Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I Tahun 2026 tingkat SMP se-Kabupaten Nabire mencapai puncaknya pada Senin (26/10/2026). SMP Negeri 5 Nabire akan menghadapi SMP Negeri 1 Nabire Barat dalam perebutan gelar juara setelah kedua tim berhasil melewati persaingan ketat hingga babak semifinal.
Partai final dijadwalkan berlangsung pukul 16.30 WIT di Lapangan Satpolairud Polres Nabire, Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire. Sebelumnya, pertandingan perebutan juara ketiga akan mempertemukan SMP Negeri 4 Nabire melawan SMP YPK Imanuel mulai pukul 15.30 WIT.
SMP Negeri 5 Nabire memastikan tempat di final setelah mengalahkan SMP Negeri 4 Nabire dengan skor tipis 1-0. Sementara itu, SMP Negeri 1 Nabire Barat melaju ke partai puncak setelah bermain imbang 1-1 melawan SMP YPK Imanuel, sebelum menang melalui adu penalti dengan skor 3-2.
Pertemuan kedua tim di partai final diprediksi berlangsung sengit. Selain memperebutkan gelar juara, pertandingan ini menjadi ajang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan, kerja sama tim, kedisiplinan, dan sportivitas dalam berkompetisi.
Sebelum pertandingan final, panitia juga menjadwalkan laga ekshibisi yang mempertemukan All Star Nabire melawan Bhayangkara Polda Papua Tengah. Pertandingan tersebut diharapkan menambah kemeriahan sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir menyaksikan laga puncak.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini dijadwalkan menghadiri rangkaian kegiatan final dan penutupan turnamen, didampingi para pejabat utama Polda Papua Tengah beserta jajaran.
Ketua Panitia Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup I 2026, Rexsi Rumakiek, mengatakan bahwa panitia telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan agar partai final berlangsung lancar dan meriah.
“Partai final ini menjadi penentu juara dari 36 tim yang telah mengikuti turnamen. Kami ingin menghadirkan pertandingan yang menarik sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka di bidang olahraga,” ujar Rexsi.
Ia menjelaskan, selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga bersaing untuk mendapatkan piala bergilir, piala tetap, medali, piagam penghargaan dari Kapolda Papua Tengah, serta uang pembinaan.
Total uang pembinaan yang disiapkan panitia mencapai Rp76 juta, dengan rincian juara pertama sebesar Rp25 juta, juara kedua Rp20 juta, juara ketiga Rp15 juta, dan juara keempat Rp10 juta.
Selain hadiah untuk tim, panitia juga menyediakan penghargaan bagi pemain terbaik, pencetak gol terbanyak atau top scorer, serta kiper terbaik. Masing-masing penerima penghargaan tersebut akan mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp2 juta.
Menurut Rexsi, rangkaian final dan penutupan turnamen juga dikemas dengan acara seremonial untuk memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkompetisi.
Ia berharap masyarakat dapat hadir memberikan dukungan kepada tim yang bertanding dengan tetap menjaga ketertiban dan suasana kondusif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pendukung untuk bersama-sama menyukseskan partai final ini. Berikan dukungan secara positif, tetap tenang, dan hormati setiap keputusan wasit. Siapa pun yang menang, kita harus tetap menjaga persaudaraan karena sepak bola adalah sarana untuk mempersatukan, bukan memecah belah,” tegasnya.
Rexsi juga mengajak seluruh peserta dan pendukung menjadikan turnamen ini sebagai momentum mempererat persaudaraan antarpelajar. Menurutnya, kemenangan memang menjadi tujuan dalam kompetisi, tetapi sikap saling menghargai dan menjunjung tinggi sportivitas merupakan nilai yang tidak kalah penting.
Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I Tahun 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda, mengembangkan potensi atlet pelajar, serta menanamkan nilai kedisiplinan, toleransi, kebersamaan, dan sportivitas sejak dini. ( FNS ).

.jpg)


