Jakarta, Jurnalinvestigasi.com-Sistem Aplikasi pedulilindungi menjadi bagian satu kesatuan cara pemerintah Indonesia melindungi rakyat Indonesia dari ancaman Covid-19 yang mana hal ini tidak bisa dibantah, bahkan Indonesia menjadi salah satu negara terbaik dalam pengendalian Covid-19.
Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmat Handoyo begitu ia disapa saat menanggapi tudingan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Amerika Serikat, Jum'at (15/4/2022).
" Indonesia menjadi salah satu yang terbaik pengendalian covid 19 itu yang harus dihormati Amerika dan harus memberikan apresiasi kepada bangsa Indonesia bukan justru mencari satu kesalahan-kesalahan yang tidak mendasar yang hanya didasarkan oleh oleh LSM," jelasnya.
Mestinya, kata dia, pemerintah Amerika Serikat berguru kepada pemerintah Indonesia bagaimana pengendalian Covid-19 dengan salah satunya menggunakan sistem Pedulilindungi.
"Amerika seharusnya berguru bagaimana sistem pedulilindungi bisa selamat kan rakyat dari covid19," sindirnya.
Seperti diketahui, Kementerian Luar Negeri AS merilis Laporan Praktik Hak Asasi Manusia (HAM) untuk 2021. Laporan itu menganalisa 200 negara seluruh dunia pada Kamis (14/4) termasuk Indonesia.
Legislator PDIP ini mempertanyakan bahwa, apa motivasinya mereka menuding pemerintah Indonesia seperti itu. Hal itu, kata Rahmat Handoyo, harus dikoreksi bagi pemerintah Amerika dalam hal ini melalui Kementerian luar Negeri.
"Jangan semena-mena menilai suatu negara dengan hanya sebatas laporan LSM di tanpa adanya konfirmasi kepada pemerintahan Indonesia," tegas Rahmat Handoyo.
Harus dicek dulu kebenarannya di media, padahal, kata Rahmat Handoyo, pemerintahan Indonesia pernah mengundang Amerika Serikat untuk bertukar pikiran bagaimana mengendalikan Covid-19 pada beberpa waktu lalu.
"Ini menjadi salah satu yang harus diapresiasi oleh negara lain termasuk di Amerika dalam pengendalian Covid-19," tutupnya. (Wan)

