Bandung — jurnalinvestigasi.com - Peran para petani sayur mayur di wilayah Bandung menjadi perhatian dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat. Di balik kebutuhan sayuran yang setiap hari dikonsumsi warga, terdapat perjuangan panjang para petani yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan cuaca, harga hasil panen yang tidak stabil, hingga biaya produksi yang terus meningkat.
Bos Yana, salah satu tokoh yang memberikan perhatian terhadap sektor pertanian, menyampaikan bahwa para petani sayur merupakan bagian penting dari roda kehidupan masyarakat yang harus mendapatkan dukungan nyata.
“Petani adalah pahlawan pangan. Mereka bekerja dari pagi hingga malam untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Namun perjuangan mereka jangan hanya dilihat saat panen saja, pemerintah dan semua pihak harus ikut memikirkan kesejahteraan petani,” ujar Bos Yana.
Menurutnya, petani sayur di Bandung memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Namun diperlukan sinergi antara petani, pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat agar hasil pertanian dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi para petani.
Bos Yana juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap akses pasar, pendampingan pertanian modern, serta perlindungan harga hasil panen agar petani tidak selalu berada pada posisi yang dirugikan.
“Jangan sampai petani hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Mereka harus mendapatkan manfaat yang sepadan dari hasil kerja kerasnya,” tegasnya.
Dengan semangat dan kerja keras para petani sayur mayur Bandung, sektor pertanian diharapkan terus berkembang dan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.
(Ermanto)

