Rantauperapat _ Jurnal Investigasi.Com.
Viralnya di media sosial pelayanan buruk RSUD terhadap pasien kecelakaan sempat menjadi perhatian publik,terkhusus masyarakat Labuhanbatu beberapa waktu lalu,
Pada siaran tersebut jelas terpantau bahwa satpam RSUD Rantauperapat merasa gugup dengan perekaman yang dilakukan seorang ibu yang meneriakkan kurang nya pelayanan terhadap pasien saat itu,
Pada kesempatan itu juga terlihat bahwa satpam sudah berupaya menjelaskan kondisi ruang yang masih penuh dan alat yang masih dalam kondisi terpakai.
Konfirmasi awak media Jurnal Investigasi.Com kepada direktur RSUD terkait langkah apa yang sudah dilakukan Ady Subrata menjelaskan bahwa pada saat itu kondisi RSUD memang lagi padat pasien, Namun RSUD tetap berupaya semaksimal mungkin melaksanakan pelayanan terhadap pasien , Lebih lanjut dijelaskannya (Ady _red) Bahkan terhadap pasien tersebut telah dilakukan perawatan di ruang rawat inap bedah sejak tgl 3 sept 2026 dan sudah diperbolehkan pulang tgl 5 sept 2026 pukul 16. 00 wib. Karena kondisinya sudah membaik".terang Ady Subrata.
" Kita maklum atas kekalutan dalam menghadapi situasi saat itu, apalagi saat ini istilah viral itu sudah sangat membumi diera ini,Namun dibalik semua itu kami sebagai pelayanan kesehatan masyarakat tetap akan meningkatkan pelayanan terbaik , termasuk pasien itu juga telah mendapat perawatan di RSUD sejak tgl 3 kemarin dan sudah diperbolehkan pulang pada sore tgl 5 karena kondisinya yang membaik"
MJI_R.fajar Sitorus.

