![]() |
| Bupati Majalengka Pantau Penyaluran BLT (Foto/Humas Kominfo) |
Majalengka,Jurnal Investigasi.com -Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi M.MPd melakukan monitoring penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) sembako dan minyak goreng bagi masyarakat yang tidak mampu di wilayah selatan Kecamatan Bantarujeg, Lemahsugih dan Malausma Rabu 20/04/2022.
Beberapa Desa yang di monitoring yaitu Desa Haurgeulis, Bantarujeg, Babakansari Kecamatan Bantarujeg , Desa Padarek, Sukamaju, Kalapadua , Sukadana Kecamatan Lemahsugih Desa Welasari, Malausma, Cimuncang, Ciranca Kecamatan Malausma.
Bupati Majalengka H Karna Sobahi berharap, masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan sembako dan kelangkaan minyak goreng yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Terlebih saat ini tengah menjalankan Ibadah Puasa dan kebutuhan jelang Hari Raya Idul Fitri.
"Kami berharap masyarakat yang mendapatkan bantuan untuk memanfaatka uang yang tersebut semaksimal mungkin. Pola penyaluran disetiap desa sangat bagus dan tertib apalagi saya lihat adanya vaksinasi bagi penerima bantuan, " tutur Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa BLT ini juga merupakan kebijakan pemerintah untuk mengurangi beban masyarakat di tengah kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok, salah satunya minyak goreng. Program ini juga bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi, serta melindungi dan menjaga daya beli masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka H Gandana Purwana menambahkan, BLT ini selain untuk membeli kebutuhan pokok, BLT minyak goreng dapat digunakan sebagai modal usaha.
Gandana menjelaskan pemerintah pusat dan Pemda Majalengka menekankan agar pemanfaatan BLT minyak goreng pada para pedagang yang memang mengkonsumsi minyak goreng.
Sehingga hal ini menjadi salah satu solusi yang dikeluarkan oleh pemerintah agar masyarakat juga tetap bisa melanjutkan usahanya. Tanpa harus terbebani yang diakibatkan kenaikan harga-harga atau kenaikan minyak goreng.
"BLT Minyak Goreng menyasar para KPM, yakni KPM Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH),"ucapnya.
Kebijakan diharapkan dapat berkontribusi memperkuat ekonomi dalam menghadapi berbagai tantangan serta risiko dinamika ekonomi baik secara domestik maupun global. (*)


