Bekasi. Jurnal Investigasi.com - Terlihat miris kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Setialaksana 02. Yang terletak dikampung Garon Timur RT 008 RW 003 Desa Setialaksana Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi. Selain pembangunan pagar sekolah nya yang hanya di depan halaman saja, keadaan bangunannya pun sudah sangat memprihatinkan dan kurang nya fasilitas sarana belajar, berharap pemerintah terkait bisa membantu secepatnya. Senin. (21/08/2023).
Terpantau dilokasi SDN Setialaksana 02 tampak para siswa bermain dengan bebas sampai keluar halaman sekolah karena tidak ada nya pagar samping dan belakang sekolah, saat memasuki ruangan kelas terlihat plafon plafon nya sudah banyak yang ambrol atau runtuh, dan para siswa sebagian belajar di atas lantai karena kurang nya fasilitas sarana belajar yaitu kursi dan meja.
SURYANI salah satu orang tua murid berharap SDN Setialaksana 02 secepatnya mendapatkan bantuan agar menjadi sekolah yang bisa memberikan kenyamanan dalam proses belajar para siswa nya.
"Harapan nya agar sekolah ini rapih, nggak pantas banget yang nama nya sekolah dasar bangku pada nggak ada, belajar pada deprok pakai meja kaya bangku kecil, udah gitu lantai nya udah pada pecah pecah dan halamannya nggak ada taman kelihatan gersang, ya minta bantuan nya bagaimana baiknya biar layak seperti SDN lainnya. "Harap SURYANI.
Sementara Kepala Sekolah Dasar Negeri Setialaksana 02 NISWAN saat di konfirmasi di ruangannya mengatakan, terkait kondisi sekolah sudah pernah di ajukan ke pemerintah, pernah ada surpay dari konsultan PUPR untuk pemagaran dan rehabilitasi gedung sekolah, ia berharap sekali agar secepatnya bantuan tersebut terealisasi.
"Kalau untuk pengajuan pengajuan sih kayaknya udah dan kemudian Alhamdulillah dari PUPR sendiri udah ada yang survei kesini, bahkan dari konsultan pun udah ada yang pernah survei, untuk pemagaran udah di ukur kemudian untuk rehab katanya juga mulai Oktober besok mulai, ya kita tinggal nunggu dan saya berharap banget nih mudah mudahan untuk apa namanya pemagaran dan rehab ringan itu nggak meleset lagi gitu, "jelasnya.
Masih NISWAN, dikatakan nya, " mengingat kondisi sekolah dan kondisi kenyamanan anak belajar sangat minim banget gitu dimana lantai banyak yang pecah, kemudian juga plafon banyak yang pada bolong, bahkan kadang kadang kalau hujan pun ya kita kerepotan, ada yang bocor sana bocor sini.
Kemudian dari faktor kekurangan sekolah ada satu kelas benar benar tidak ada bangku dan meja, terpaksa kami kemarin mengambil langkah atau inisiatif bikin lekar jadi seperti meja kecil untuk anak anak belajar Itu juga jauh dari nyaman tapi apa boleh buat itu yang baru bisa kami lakukan.
Lanjutnya, "kalau untuk dana sekolah tahu sendiri kan murid sedikit jadi untuk perbaikan perawatan segala macam bingung jadi nya misalnya untuk ini yang ini nggak ada jadi masih bertahap ajah masih banyak kekurangan bukan karena nggak tercover tapi karena banyak yang diperlukan, makanya melalui rekan media saya berharap bisa memberikan dorongan kontribusi sampaikan kepada bapak-bapak yang diatas yang punya wewenang demi kenyamanan anak-anak kita dalam proses belajar dan mengajar. " Pungkasnya.
(M.A)



