Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Biaya Meteran Baru Capai Rp2,5–3 Juta, Warga Mengeluh: Diduga Ada Pungutan di Luar Ketentuan

Redaksi
02 Februari 2026
Last Updated 2026-02-02T08:37:37Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 


Timika, Media Jurnal Investigasi — Sejumlah warga di Kabupaten Mimika mengeluhkan tingginya biaya pemasangan baru meteran listrik PLN yang mencapai Rp2.500.000 hingga Rp3.000.000 untuk daya 900 watt dan 1.200 watt. Biaya tersebut dinilai sangat memberatkan masyarakat, khususnya warga dengan ekonomi menengah ke bawah.


Keluhan ini disampaikan oleh beberapa warga yang ditemui awak media. Mereka mengaku terpaksa membayar biaya tersebut karena proses pemasangan resmi melalui aplikasi PLN dianggap rumit dan terkesan dipersulit.


“Biaya Rp2,5 juta sampai Rp3 juta itu sangat memberatkan kami. Tapi mau bagaimana lagi, mau tidak mau kami harus bayar kalau mau listrik cepat terpasang,” ujar salah satu warga.


Menurut warga, jika mengurus pemasangan melalui aplikasi PLN, terdapat banyak persyaratan yang harus dipenuhi, seperti Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan kelengkapan administrasi lainnya. Hal ini membuat sebagian warga memilih jalur tidak resmi melalui oknum-oknum yang mengatasnamakan petugas PLN di lapangan.


“Kalau lewat aplikasi, syaratnya banyak dan ribet. Tapi kalau kami punya uang segitu, cukup kasih KTP, meteran langsung dipasang tanpa hambatan. Bahkan instalasi rumah belum beres pun tetap dipasang,” ungkap warga lainnya.


Padahal, berdasarkan informasi yang dihimpun, biaya resmi pemasangan meteran listrik seharusnya mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh penyedia layanan dan diumumkan secara terbuka kepada publik. Setiap pungutan di luar ketentuan resmi berpotensi melanggar aturan dan merugikan masyarakat.


Warga menilai praktik tersebut sudah menjadi rahasia umum dan diduga melibatkan oknum-oknum PLN yang aktif menawarkan jasa pemasangan baru dengan biaya tinggi. Mereka berharap pihak PLN UP3 Timika dapat melakukan pengawasan ketat serta menertibkan oknum-oknum yang merajalela di lapangan.


Untuk itu, warga meminta agar PLN UP3 Timika dapat memperbaiki dan menyederhanakan sistem pemasangan baru meteran listrik, serta meninjau kembali besaran biaya agar lebih terjangkau dan sesuai ketentuan resmi.


“Kami minta prosesnya jangan dipersulit dan biayanya jangan semahal itu. Tolong PLN UP3 Timika lebih mengontrol oknum-oknum di lapangan,” harap warga.

W. Y

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl