Indramayu, Media Jurnal Investigasi – Pemeliharaan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Blok Tenjolaya, Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, disambut positif oleh para petani. Perbaikan ini dinilai berdampak langsung terhadap kelancaran aktivitas pertanian dan peningkatan hasil panen.
Program peningkatan jaringan irigasi yang didanai oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui anggaran APBN Tahun 2026 tersebut memiliki nilai sebesar Rp100 juta. Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada Kelompok Tani Kompak Karsa Desa Rajasinga.
Rehabilitasi ini difokuskan pada pemulihan fungsi saluran irigasi yang sebelumnya mengalami kerusakan, sehingga aliran air kini kembali optimal dan mampu mengairi lahan pertanian hingga sekitar 10 hektare.
Salah seorang petani, Umar (48), mengatakan bahwa perbaikan irigasi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan sektor pertanian di desanya. Menurutnya, sistem pengairan yang stabil akan membantu petani mengurangi risiko gagal tanam sekaligus meningkatkan hasil produksi.
“Air itu kebutuhan utama. Kalau irigasi lancar, kami bisa menanam tepat waktu dan hasil panen lebih maksimal,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Hal senada disampaikan Rustayim (63), yang menilai keberadaan irigasi yang baik juga mampu menekan biaya produksi. Ia menyebut petani tidak lagi harus mengeluarkan biaya tambahan untuk penggunaan pompa air.
“Kalau air cukup, biaya berkurang dan hasil panen meningkat. Pendapatan kami juga ikut naik,” katanya.
Para petani setempat pun mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur pertanian. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut guna mendukung kemandirian pangan di tingkat desa.
Perwakilan Kelompok Tani Kompak Karsa, Adi, menambahkan bahwa keberadaan saluran irigasi yang telah diperbaiki memberikan manfaat nyata bagi petani, terutama dalam menjaga ketersediaan air secara merata di area persawahan.
Dengan meningkatnya kualitas jaringan irigasi, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Rajasinga terus meningkat dan mampu mendorong pemulihan ekonomi masyarakat setempat.


