Media Jurnal Investigasi | Mimika, Papua Tengah – Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han., memilih Kampung Kokonao, Distrik Mimika Barat, sebagai lokasi kunjungan kerja perdananya sejak resmi menjabat. Langkah tersebut menjadi simbol komitmen untuk memastikan pelayanan kepolisian menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah pesisir yang berada jauh dari pusat pemerintahan.
Kunjungan yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) itu diawali dengan peninjauan ke Polsek Mimika Barat. Kapolres didampingi Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhamad Yani, serta disambut hangat oleh masyarakat setempat melalui prosesi adat berupa pengalungan bunga, pemasangan mahkota adat, dan tarian penyambutan di Pelabuhan Kokonao.
Dalam sambutannya, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menegaskan bahwa memilih wilayah terjauh sebagai tujuan pertama bukan tanpa alasan. Menurutnya, seorang pemimpin harus mengetahui secara langsung kondisi personel di lapangan sekaligus mendengarkan kebutuhan masyarakat.
"Saya ingin memulai dari wilayah yang paling jauh. Ini adalah bentuk komitmen saya untuk melihat langsung kondisi anggota sekaligus menyerap aspirasi masyarakat agar pelayanan kepolisian dapat berjalan lebih baik," ujarnya.
Kapolres juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kondisi Kampung Kokonao yang dinilainya bersih, tertata, dan masih mempertahankan budaya gotong royong. Ia menilai kebiasaan masyarakat melaksanakan kegiatan Jumat Bersih serta olahraga bersama setiap Sabtu merupakan budaya positif yang patut dipertahankan.
Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan salah satu fondasi penting dalam mendorong kemajuan suatu daerah. Ia berharap pembangunan di Kokonao terus berkembang sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki kesempatan yang lebih luas untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Kapolres Mimika turut menyerahkan bantuan paket sembako. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat, meski jumlahnya masih terbatas.
"Saya datang tanpa pemberitahuan sebelumnya karena tidak ingin merepotkan masyarakat dalam menyambut kedatangan saya. Semoga bantuan ini dapat diterima dengan baik dan bermanfaat bagi warga," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Kokonao, Yan Aturi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres yang bersedia datang langsung ke wilayah pesisir tersebut. Menurutnya, kunjungan itu menjadi bukti perhatian pimpinan Polres Mimika terhadap masyarakat di daerah terpencil.
Ia berharap perhatian juga diberikan terhadap kesejahteraan personel Polsek Mimika Barat, khususnya terkait fasilitas tempat tinggal, serta peningkatan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat Kokonao.
Sementara itu, tenaga kesehatan di Puskesmas Kokonao, Antoni Moyau, mengaku terkejut atas kedatangan Kapolres yang dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus berharap kunjungan tersebut membawa dampak positif bagi masyarakat.
Antoni juga mengungkapkan masih adanya persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat yang menjadi perhatian, terutama menjelang perayaan Natal. Menurutnya, penyalahgunaan minuman keras oleh sebagian oknum kerap mengganggu kekhusyukan ibadah, sehingga sebagian warga memilih meninggalkan kampung saat perayaan berlangsung.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dapat menghadirkan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga umat Kristiani di Kokonao dapat merayakan Natal dengan damai pada tahun-tahun mendatang.
Kunjungan kerja perdana Kapolres Mimika ke Kokonao menjadi pesan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan, membangun kepercayaan masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Mimika.
(Wempie Yance)


