Media Jurnal Investigasi | Mimika, Papua Tengah - Warga di sekitar Jalan Kelimutu, tepatnya di belakang Kos Warna Warni, Kabupaten Mimika, digegerkan dengan dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang warga berinisial N.Y.R (37), pada Rabu (9/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 22.40 WIT. Korban diketahui berdomisili di kawasan Jalan Hasanuddin, samping Hotel Horison Ultima, serta Jalan Makarena, Lorong Kwamki, Distrik Mimika Baru.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka pada bagian pelipis dan kepala belakang yang mengeluarkan darah. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Mimika untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan Saksi I berinisial J.N, sebelum kejadian, sekitar pukul 20.30 WIT, dirinya sedang makan di rumah yang berada di sebelah rumah korban.
Saat itu, saksi melihat seorang pria membuka pintu rumah korban. Pria tersebut mengenakan masker putih, helm hitam, hoodie hitam, serta celana jeans biru. Pria tersebut juga sempat menoleh ke arah saksi.
Tidak lama berselang, saksi mendengar suara teriakan dari dalam rumah korban. Saksi kemudian keluar dan mencoba mengetuk pintu rumah korban, namun tidak mendapat respons.
Saksi selanjutnya menghubungi pemilik kost untuk menyampaikan kejadian tersebut. Pemilik kost kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk mendatangi lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi, pria yang dicurigai tersebut diduga telah beberapa kali datang dan memantau kawasan kost dalam waktu yang cukup lama. Ciri-ciri yang disampaikan yakni berbadan pendek, berkulit hitam, serta kerap menggunakan hoodie hitam, masker putih dan celana jeans biru.
Sementara itu, Saksi II berinisial A.G.N yang tiba di lokasi menggunakan sepeda motor langsung melakukan pengecekan terhadap rumah korban.
Saksi sempat mengetuk pintu, namun pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Karena merasa penasaran, saksi kemudian memanjat dinding bagian luar kamar korban untuk melihat kondisi di dalam.
Dari pengecekan tersebut, korban terlihat sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka pada bagian kepala yang mengeluarkan darah. Kondisi korban juga sempat direkam oleh saksi menggunakan telepon seluler.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Sat Reskrim Polres Mimika langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan sejumlah barang bukti serta keterangan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Selain korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terdapat pula barang milik korban yang diduga dibawa oleh pelaku, yakni satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru. Sementara telepon seluler milik korban hingga kini juga belum ditemukan.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han., mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
“Pelaku dan motif dugaan pembunuhan tersebut masih dalam proses pendalaman oleh penyidik,” ujar Kapolres Mimika.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku, motif serta rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.
(W Y)


