Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Pendekatan Humanis Satgas Koops TNI Habema Berbuah Ikrar Setia NKRI, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Tinggalkan Jalan Konflik

Wempie Yance
10 September 2026
Last Updated 2026-09-10T02:48:52Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


Media Jurnal Investigasi, Intan Jaya – Pendekatan humanis yang dilakukan Satgas Koops TNI Habema kembali menunjukkan hasil dalam upaya mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.


Dalam kurun waktu dua hari berturut-turut, sebanyak enam orang yang sebelumnya terafiliasi dengan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyatakan kesetiaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Lima di antaranya merupakan simpatisan OPM Kodap VIII/Intan Jaya, sedangkan satu orang lainnya merupakan anggota OPM Kodap XXXIV/Beoga, Kabupaten Puncak.


Prosesi pertama berlangsung di Titik J2 Satgas Yonif 744/SYB, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Minggu (6/9/2026).


Lima simpatisan OPM masing-masing berinisial JJ, PB, RS, NS, dan MS secara sadar memilih meninggalkan keterlibatan mereka dalam jaringan kelompok tersebut dan menyatakan kembali menjadi bagian dari masyarakat serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Kelima orang tersebut memiliki latar belakang berbeda, mulai dari pelajar, pengemudi ojek hingga pekerja mandiri. Sebelum menyatakan ikrar, mereka terlebih dahulu mengikuti proses komunikasi dan dialog secara persuasif setelah terindikasi melakukan interaksi dengan pimpinan TPNPB-OPM Kodap VIII/Intan Jaya.


Erison Murib alias Buton Murib (22), yang disebut sebagai anggota OPM Kodap XXXIV/Beoga pimpinan Arodi Kulla, secara resmi mengucapkan ikrar setia kepada NKRI di Lapangan Koramil 1717-03/Beoga.


Erison sebelumnya disebut berperan sebagai penyuplai kebutuhan logistik bagi kelompok bersenjata tersebut dan terindikasi pernah terlibat dalam kerusuhan Julukoma pada 2019.


Namun, melalui proses pendekatan dan komunikasi yang dilakukan aparat, Erison akhirnya memilih meninggalkan jalan konflik dan kembali menjalani kehidupan bersama masyarakat.


Suasana haru turut mewarnai prosesi ikrar tersebut. Pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendekatan humanis yang diberikan TNI. Keluarga juga berharap Erison mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, khususnya di Sekolah Alkitab.


Prosesi ikrar setia di Intan Jaya dan Beoga berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Sejumlah unsur turut hadir, di antaranya jajaran Satgas, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama serta masyarakat setempat.


Sebagai simbol meninggalkan masa lalu dan memilih kehidupan baru sebagai warga negara Indonesia, keenam orang tersebut mengenakan pakaian batik, menandatangani surat ikrar kesetiaan, kemudian mencium Bendera Merah Putih.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.


Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan apresiasi terhadap keberanian warga yang memilih jalan damai dan kembali menyatu dengan masyarakat.


Menurutnya, pintu persaudaraan tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin meninggalkan kekerasan dan meletakkan senjata.


Koops TNI Habema, kata dia, akan terus mengedepankan komunikasi sosial, pendekatan teritorial serta upaya yang mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Papua.


Selain itu, proses pemulihan sosial terhadap mereka yang telah meninggalkan kelompok bersenjata juga akan terus mendapat perhatian agar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal di tengah masyarakat.


Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa penyelesaian persoalan keamanan di Papua tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga membutuhkan pendekatan komunikasi, kemanusiaan dan keterlibatan masyarakat.


TNI juga mengajak masyarakat yang masih berada dalam kelompok bersenjata untuk mempertimbangkan kembali pilihan mereka dan membuka ruang dialog demi masa depan Papua yang lebih aman dan damai.


Hingga saat ini, kondisi keamanan di wilayah Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, dan Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.


(W Y)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl