Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Pekerjaan SPAM Jalan PGA Kota Baru Pontianak Disorot, Kedalaman Pipa dan Transparansi Kegiatan Dipertanyakan...

Muhamat supandi
08 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-08T12:36:07Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates




PONTIANAK, KALBAR — 7 oktober 2026 Pekerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jalan PGA, kawasan Kota Baru, Kota Pontianak, menjadi perhatian publik.


 Sejumlah aspek pekerjaan di lapangan, mulai dari informasi kegiatan hingga kedalaman pemasangan pipa, dinilai perlu mendapatkan penjelasan teknis dari pihak terkait.


Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, tidak terlihat adanya papan informasi kegiatan yang dapat memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai identitas pekerjaan, sumber material, pelaksana, maupun keterangan teknis lainnya.


 Pada saat pemantauan dilakukan, aktivitas pekerja juga tidak terlihat di lokasi.


Selain persoalan informasi kegiatan, kondisi pemasangan pipa di lapangan turut menjadi perhatian. 


Dari pengamatan secara visual, posisi pipa diperkirakan berada pada kedalaman sekitar 40–50 sentimeter.


Namun, angka tersebut masih merupakan hasil pengamatan visual dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai ada atau tidaknya pelanggaran standar teknis.


 Untuk memastikan kesesuaiannya, diperlukan pengukuran langsung serta pemeriksaan terhadap spesifikasi teknis yang menjadi acuan pekerjaan.


Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah kedalaman pemasangan tersebut memang telah disesuaikan dengan kondisi teknis jaringan, jenis pipa, lokasi pemasangan, karakteristik tanah, serta ketentuan teknis yang berlaku.


PDAM: Bukan Proyek Kontraktor, Melainkan Rehabilitasi Secara Swakelola

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kepala Bagian Pendistribusian PDAM Kota Pontianak, Wahyudi, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan kegiatan rehabilitasi jaringan pipa PDAM.


Menurutnya, pekerjaan dilakukan sebagai bagian dari penanganan kebocoran jaringan.


 Untuk kebutuhan tersebut, jalur pipa pada bagian tertentu dipindahkan

“Itu rehab PDAM.


 Ada yang bocor, pipanya kita pindahkan,” jelas Wahyudi.


Wahyudi juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan pekerjaan yang dilaksanakan melalui mekanisme kontraktor, melainkan dilakukan secara swakelola.

“Ini bukan proyek, ini kegiatan swakelola.


 Bahannya dari kita, hanya diupah kerja,” ungkapnya

Penjelasan tersebut menjadi penting karena status kegiatan sebagai pekerjaan swakelola tentu memiliki mekanisme pelaksanaan dan pertanggungjawaban tersendiri.


Meski demikian, status sebagai kegiatan swakelola bukan berarti aspek teknis pekerjaan tidak perlu dapat dipertanggungjawabkan. Kualitas pemasangan, keamanan jaringan, spesifikasi material, hingga kedalaman pipa tetap menjadi bagian penting yang perlu dipastikan sesuai ketentuan teknis internal maupun standar yang berlaku.


Kedalaman Pipa Perlu Diverifikasi, Bukan Sekadar Perkiraan Visual

Sorotan terhadap kedalaman pipa tidak seharusnya berhenti pada pengamatan permukaan.


 Diperlukan pemeriksaan secara langsung oleh pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi teknis.


Pengukuran dapat menjadi dasar untuk memastikan apakah kedalaman pipa yang terpasang telah sesuai dengan dokumen teknis pekerjaan dan kebutuhan jaringan di lokasi tersebut.


Hal ini penting mengingat pemasangan jaringan perpipaan yang kurang tepat berpotensi menimbulkan persoalan pada kemudian hari, terutama apabila pipa berada pada area yang berpotensi terkena beban kendaraan, aktivitas penggalian, maupun pekerjaan utilitas lainnya.


Karena itu, publik tentu berkepentingan mengetahui berapa kedalaman teknis yang dipersyaratkan, apa dasar penentuannya, jenis pipa yang digunakan, serta bagaimana metode pemasangan yang diterapkan di lokasi.


Transparansi Tetap Penting

Terlepas dari apakah pekerjaan tersebut merupakan proyek kontraktual atau kegiatan swakelola, transparansi informasi tetap menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik.


Masyarakat berhak memperoleh informasi yang proporsional mengenai pekerjaan jaringan air minum yang berada di ruang publik, terutama menyangkut tujuan pekerjaan, pihak yang bertanggung jawab, serta aspek teknis yang berkaitan dengan kualitas dan keamanan jaringan.


Apabila memang terdapat alasan teknis tertentu yang menyebabkan kedalaman pipa di lokasi berbeda dengan kondisi pada umumnya, penjelasan tersebut tentunya dapat disampaikan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.


Menunggu Penjelasan Teknis dan Pemeriksaan Lapangan

Dengan demikian, sorotan terhadap pekerjaan SPAM di Jalan PGA Kota Baru Pontianak bukan dimaksudkan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum dilakukan pemeriksaan.


Sebaliknya, pertanyaan mengenai kedalaman pipa, metode pemasangan, spesifikasi material, serta transparansi kegiatan perlu dijawab berdasarkan data teknis dan pemeriksaan lapangan.


Pihak terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan profesional, termasuk apabila diperlukan melakukan pengecekan kembali terhadap titik pemasangan pipa yang menjadi perhatian.


Dengan adanya klarifikasi dan verifikasi teknis, masyarakat dapat memperoleh kepastian apakah pekerjaan rehabilitasi jaringan tersebut telah dilaksanakan sesuai standar, aman bagi jaringan, serta dapat memberikan manfaat pelayanan air bersih secara optimal.


Hingga berita ini disusun, belum diperoleh dokumen teknis pekerjaan maupun hasil pengukuran resmi mengenai kedalaman pipa di lokasi tersebut.


 Redaksi tetap membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan klarifikasi, data teknis, maupun informasi tambahan sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan...



Sumber: Tim Investigasi..

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl