Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Proyek Jaling di Kampung Kedaung Diduga Kontraktor Nyolong Beton

Redaksi
25 Oktober 2023
Last Updated 2023-10-24T20:08:55Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


Bekasi,Media Jurnal Investigasi-Proyek peningkatan jalan lingkungan (Jaling) di Kampung Kedaung tepatnya di RT. 02. RW.05. Dusun III Desa Karanganyar Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Diduga Kontraktor Nyolong Beton kurangi ketebalan, diprotes salah satu Warga. Selasa (24/10/2023).


Pasalnya, saat media melakukan pengukuran untuk volume ketebalan Beton proyek (Jaling) tersebut. Dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) sumber APBD tahun anggaran 2023 Rata-rata ketebalan 6 cm yang seharusnya 15 cm,  untuk ketebalan yang sudah ditetapkan oleh dinas terkait di rencana anggara biaya (RAB).


Hal tersebut, di protes salah satu warga sekitar. M. Rudiansyah sekaligus ketua Lembaga Swadaya Masyarakat. (LSM) Prabu Kabupaten Bekasi. Dirinya sangat kecewa dengan proyek Jaling tersebut, yang diduga tidak sesuai spek yang sudah mengurangi volume ketebalan Beton.



"Saya selaku warga sini sangat kecewa, ini kerjaan gak bener bang masa cuma ada 6 cm ketebalannya. Seharusnya 15 cm, saya akan lapor ke dinas terkait agar di cor ulang kalau memang tidak ditambahin untuk ketebalannya, ya minimal 12 atau 13 cm, lah untuk ketebalannya,"ucap M. Rudi kepada jurnal investigasi com.


Kepala Dusun (Kadus) yang diduga sebagai pelaksana proyek, tiba-tiba marah kepada salah satu media saat mengkonfirmasi salah satu pekerja untuk diminta keterangan ketebalan Beton. Dirinya akan mengancam akan memanggil warga apa bila media macam-macam.


"Abang apa apaan, jangan nanya apa aja Abang mau menyetop kerjaan, nanti saya panggil warga ni,"cetusnya sambil teriak memanggil warga.


Ditempat yang sama pengawas. Vijay, saat diminta pertanggung jawabannya soal volume ketebalan beton, yang kurang 15 cm,  ia mengatakan. Dirinya sudah menegur pihak  pelaksana dan kontraktornya.


"Kalau untuk surat teguran sudah ada bang  besok tinggal saya tanda tangan, soal papan kegiatan gak tau bang saya juga belum liat, setau saya ini kerjaan pemborongnya Sapei orang Gabus,"ujarnya.


Hal tersebut, diduga pihak Kontraktor dengan sengaja mengurangi volume ketebalan Beton demi meraup ke untungan yang lebih besar.Jurnal Investigasi Com, akan melaporkan hal ini ke Dinas terkait (Disperkimtan).


(Iyus Kastelo).

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl