INDRAMAYU, Media Jurnal Investigasi — Aktivitas tak biasa terlihat di depan Masjid Muawanah, Desa Gabuswetan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Jumat (2/1/2026) pagi. Sejak matahari belum terlalu tinggi, puluhan warga bersama perangkat desa turun langsung membersihkan saluran air yang selama ini tersumbat dan berpotensi menimbulkan banjir saat hujan deras.
Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Gabuswetan, Abdullah Irlan. Turut terlibat dalam aksi bersih-bersih ini para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang dengan sukarela membawa peralatan seadanya seperti cangkul, sekop, dan alat pemotong rumput.
Fokus utama pembersihan adalah mengangkat endapan lumpur, sampah rumah tangga, dan rumput liar yang menutup aliran drainase di sepanjang jalan depan masjid. Kondisi saluran air yang menyempit dinilai menjadi salah satu faktor utama terjadinya genangan air setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi.
Abdullah Irlan mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah antisipatif pemerintah desa untuk mencegah dampak yang lebih besar di musim hujan. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
“Saluran air yang tidak berfungsi dengan baik bisa berdampak langsung ke rumah warga. Karena itu kami ajak masyarakat untuk bergerak bersama sebelum terjadi banjir,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemerintah desa, kata dia, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan kesadaran warga.
Salah seorang warga, Edi, mengaku mengapresiasi kegiatan gotong royong tersebut. Ia menyebut, selain membuat lingkungan lebih bersih, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarwarga yang selama ini jarang berkumpul.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan, bukan hanya saat ada ancaman banjir,” katanya.
Dengan dilaksanakannya gotong royong ini, Pemerintah Desa Gabuswetan berharap aliran air kembali lancar dan risiko banjir dapat ditekan. Masyarakat pun diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga fasilitas lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.


