Majalengka, Media Jurnal investigasi- Indonesia menjadi tuan rumah Asian MiniFootball Championship 2026.Produk bola asli Majalengka, Jawa Barat ini pernah dipakai pemain-pemain top dunia di pertandingan Piala Dunia 2018 dan sekarang bola majalengka akan di pakai turnamen MiniFootball Asian Championship 2026.
Bola produksi rumahan yang dibuat warga Majalengka Salah satu sentra kerajinan bola sepak di Majalengka berada di Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten.Dulu bergulirnya Piala Dunia 2018, bola-bola buatan Majalengka kini sudah dipesan untuk meramaikan turnamen MiniFootball Asian Championship 2026 di Palembang Indonesia.
Irwan Suryanto yang merupakan pemilik PT Sinjaraga Santika Sport (Triple S) menyampaikan Alhamdulillah Bola Majalengka dipakai untuk pertandingan sepak bola Asian MiniFootball Championship 2026 akan berlangsung di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, pada 24 April hingga 4 Mei 2026. Sebagai bagian dari persiapan.
"Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepakbola Mini 2026, namun kemudian dipercaya menggelar Kejuaraan Sepakbola mini Asia 2026 menggantikan Vietnam yang terkena sanksi." Ujar Irwan Suryanto saat di wawancara media pada Senin (09/02/2026).
Irwan Suryanto Mengatakan bola Triple S adalah satu-satunya bola yang memiliki sertifikat standard FIFA. Hal ini lah yang membuat bola asal Majalengka bisa diakui di pasar ekspor.
"Hanya kualitas kita satu-satunya di Indonesia yang punya standard FIFA. Kalau bola sudah punya standard approve atau inspect itu sudah bisa dipakai. Jadi pemain tidak boleh menolak," paparnya.
Irwan Suryanto menjelaskan sudah menerima pesanan sebanyak 10.000 lebih bola sepak dari sejumlah perusahaan dan negara peserta MiniFootball Asian Championship 2026 dan bola yang diproduksinya itu sudah sesuai standar dan aturan FIFA.
“Pesanan yang datang sudah mencapai puluhan ribu bola baik oleh sejumlah perusahaan maupun negara untuk meramaikan MiniFootball Asian Championship 2026 di Indonesia mengantikan Vietnam. Dan bola kami sudah memenuhi standar FIFA,” ucap Irwan Suryanto
Menurut Irwan, melibatkan warga dalam membuat bola ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar yang kurang mampu. Mereka diajak untuk bekerja dengan menjahit bola sepak dengan upah bervariasi.
"Ini adalah kepedulian kami terhadap masyarakat dengan dilibatkan dalam menjahit bola sepak dan sekarang pesanan bola meningkat menjelang MiniFootball Asian Championship 2026 di palembang," katanya.
(Ganjar)


